Selasa, 2 Juni 2026
Unik Menarik
Idiiih...

Pasien Transplantasi Penis Itu Segera Menjadi Ayah

Rabu, 17 Juni 2015

KISUTA.com - Kabar gembira itu datang dari Afrika Selatan. Seorang pasien transplantasi penis bakal menjadi seorang ayah. Ya, pasien yang tidak disebutkan namanya itu, berhasil mengembalikan fungsi alat kelaminnya yang telah diamputasi.

Kabar gembira tersebut sekaligus sebagai bukti berhasilnya operasi yang dilakukan oleh Dr. Andre van der Merwe dari Stellenbosch University, Cape Town, Afrika Selatan. Sang pasien awalnya ragu dengan keberhasilan operasi yang dilakukan di Tygerberg Hospital pada Maret 2015 lalu. Maklum saja, organ vitalnya telah mengalami komplikasi parah akibat prosedur sunat yang salah. Karena kondisinya tersebut, ia harus rela kehilangan “Mr P”-nya karena diamputasi.

Dikutip dari CNN, Sabtu (13/6/2015), operasi yang dilakukan oleh Dr. Andre van der Merwe telah berhasil. Operasi mengembalikan fungsi kemih dan repoduksi pasien telah membuahkan hasil. Padahal masa pemulihan pasien diperkirakan akan berlangsung dalam dua tahun. Namun nyatanya, reproduksi sang pasien sudah kembali normal dalam waktu singkat. Pasien tersebut mengaku pacarnya sudah hamil 4 bulan. Bayi tersebut diperkirakan lahir November 2015.

"Ia berkata padaku, 'Aku akan menjadi seorang ayah'. Aku ikut merasa bahagia," kata Dr. Andre van der Merwe seperti dikutip dari IOL News.

Dr. Andre van der Marwe merahasiakan identitas pasien pria berusia 21 tahun yang berhasil melakukan operasi transplantasi organ kelamin tersebut dengan alasan kode etik. Menurutnya, pasien tersebut merupakan pasien kedua yang melakukan transplantasi organ kelamin. Pasien pertama dioperasi di China, namun hasilnya tidak sesuai harapan. Pasien di China tersebut menderita reaksi psikologis parah dan meminta organ kelamin penggantinya dihilangkan saja.

“Memang tak mudah melakukan transplantasi organ kelamin. Penolakan tubuh atas organ yang baru bisa selalu terjadi. Namun, pasien yang saya operasi mempunya fisik dan mental yang kuat, meskipun ia masih harus rutin mengonsumsi obat untuk menghindari penolakan,” kata Dr. Andre van der Marwe.

Saat ini sang dokter sedang bersiap melakukan transplantasi “Mr P” berikutnya dalam beberapa bulan ke depan. "Kami belajar banyak dari yang pertama. Saya pikir dengan operasi kedua, kami juga akan belajar banyak," katanya.* Uma – kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya