Selasa, 2 Juni 2026
Unik Menarik
Idiiih...

Gagal Menjambret Ponsel, Penjahat Ini Justru Dapat Ganti Rugi Rp 150 Juta

Rabu, 22 Juli 2015

KISUTA.com - Alih-alih ditangkap dan diadili karena aksi kriminalnya, seorang penjambret di China justru mendapat ganti rugi sebesar 70.000 Yuan atau setara Rp 150,48 juta. Uniknya, ganti rugi tersebut diperoleh penjambret bernama Zeng, setelah aksi jambretnya gagal.

Penasaran dengan kisah Zeng, penjambret yang beruntung ini? Dikutip dari AFP, kisah Zeng berawal saat pria yang berprofesi sebagai pejambret ini melakukan aksinya terhadap seorang pria bernama Yuan. Zeng yang mengincar telepon genggam milik Yuan, melancarkan aksinya dengan membuntuti sang korban.

Yuan yang saat itu sedang berjalan dengan dua temannya di pusat keramaian Kota Dongguan, tidak menyadari sedang dikuntit Zeng. Yuan dan temannya asyik berjalan sambil ngobrol. Melihat korbannya lengah, Zeng langsung bertindak dengan menyambar telepon genggam Yuan. Sayangnya, pada saat yang bersamaan, Yuan menyadari aksi Zeng yang sejak tadi menguntitnya. Sang korban langsung membalikkan badan dan memergoki aksi jambret Zeng.

Yuan yang menyadari menjadi sasaran jambret, mengejar Zeng yang berusaha melarikan diri. Dibantu temannya, Yuan berhasil menangkap Zeng dan mengadiahinya dengan pukulan bertubi-tubi. Zeng pun menjadi bulan-bulanan Yuan dan dua temannya.

Tak terima dengan perlakuan tersebut, Zeng yang jelas-jelas berniat menjambret telepon genggam Yuan, berbalik berada di atas angin. Penjambret yang batal mendapatkan mangsa itu pun lantas melaporkan perbuatan Yuan dan dua temannya kepada polisi.

Berbekal wajah lebam dan bekas pukulan pada tubuhnya, Zeng pun sukses mendapatkan perhatian aparat. Tidak lama kemudian, polisi berhasil membekuk Yuan dan dua temannya. Yuan dan dua temannya akhirnya diadili dan pengadilan memerintahkan mereka membayar ganti rugi sebesar 70.000 Yuan kepada Zeng. Tidak hanya itu, pemuda yang menjadi sasaran kejahatan Zeng tersebut juga diganjar hukuman percobaan selama tiga bulan.

"Yuan dan dua pemuda yang lain telah melakukan tindakan kriminal. Di mata hukum, mereka salah karena tidak melaporkan aksi penjambretan itu sebelumnya," terang jubir Pengadilan Dongguan, Provinsi Guangdong.

Melihat kisahnya, Zeng barangkali menjadi salah satu dari segelintir penjahat di China yang beruntung. Niat jahat pria penjambret itu justru mendatangkan keuntungan baginya.* Uma – kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya