Tato Ini Bisa Deteksi Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes
KISUTA.com - Bagi penderita diabetes, mengetahui kadar glukosa dalam darah merupakan hal penting. Apalagi bagi penderita yang sudah akut, karena apabila kenaikan kadar glukosa tidak terdeteksi, bisa berakibat fatal.
Saat ini, untuk mengecek gula darah dilakukan dengan memeriksa tetesan darah yang diambil dengan cara menusuk jari. Cara tersebut selain tidak praktis, juga meninggalkan rasa sakit saat jari ditusuk jarum.
Baru-baru ini, tim peneliti dari University of California, San Diego menemukan cara baru memeriksa kadar gula darah tanpa harus menusuk jari. Tim yang dipimpin oleh mahasiswa pasca sarjana bernama Amay Bandodkar. Tim peneliti itu juga sudah mempublikasikan inovasi itu di Jurnal Analytical Chemistry.
Diberitakan NewsSoftpedia, Kamis (23/7/2015), inovasi yang dilakukan oleh tim tersebut adalah dengan menggunakan tato sebagai media untuk memerika kadar gula darah. Sebuah alat kecil ditempelkan pada kulit menyerupai tato. Alat ini bersifat sementara alias temporer. Saat ditempelkan pada lengan, tato kecil itu mampu mendeteksi kadar glukosa berdasarkan jumlah arus listrik yang diproduksi oleh gula darah. Rahasia kemampuan hebat tato mungil itu terletak pada sensor built-in yang dapat mengukur kekuatan muatan listrik yang dihasilkan oleh glukosa, meski kekuatannya sangat lemah.
Alat ini sudah diuji coba pasien bukan penderita diabetes yang diberikan makanan kaya karbohidrat. Hasilnya, tato tersebut bisa mendeteksi lonjakan kadar glukosa dengan tingkat akurasi yang sama jika dibandingkan dengan metode ambil darah.
Lebih lanjut, tujuan dari pembuatan tato cek gula darah itu adalah mengurangi frekuensi tusukan jarum saat cek gula darah, terutama pasien diabetes yang memang sebaiknya menghindari luka.
Untuk dapat menggunakan alat ini, Anda masih harus bersabar karena belum dijual secara bebas.* Uma – kisuta.com


