Indahnya Celana Dalam Jadi Ikat Rambut dan Hiasan Tangan
KISUTA.com - Jepang merupakan salah satu negara yang penduduknya mempunyai gaya fashion unik. Anda mungkin pernah mendengar Ganguro/Gyaru Style, Harajuku Style, Cosplay, atau Shibuya Style. Itu semua gaya busana penduduk Jepang yang unik bahkan terkesan aneh.
Ganguro atay Gyaru Style merupakan gaya busana yang terbentuk dari pemberontakan anak muda Jepang. Mereka ingin mendobrak gaya anak baik-baik dengan kulit putih dan rapi. Oleh karena itu, ganguro punya gaya pakaian yang heboh dan kulit yang sengaja diberi warna tan (kecoklatan) seperti negro.
Gaya busana yang paling terkenal dari Jepang, adalah Harajuku Style. Gaya busana ini sangat unik, berani, dan terkenal dengan konsep tabrak lari, baik warna maupun modelnya. Tak heran jika gaya ini sulit diterapkan di negara lain selain Jepang.
Masih ada gaya berbusana lain yang unik, yaitu cosplay. Gaya berbusana ini modern dan benar-benar unik karena merupakan fashion yang diambil dari karakter anime dan grup band. Di Jepang, jangan heran jika karakter anime berkeliaran di jalan-jalan. Mereka penggemar gaya berbusana cosplay tidak malu dan mereka percaya diri dengan tampilan unik dan aneh.
Masih di Jepang, saat ini sedang trend mode yang dinamakan Pantshu Shushu. Seperti apa Pantshu Shushu? Tren ini berupa aksesoris fashion yang tidak biasa, yaitu menjadikan celana dalam sebagai ikat rambut dan hiasan tangan. Ya mereka telah mengubah fungsi celana dalam dengan renda-renda yang cukup seksi tersebut menjadi aksesoris.
Dilansir Rocketnews24, ikat rambut dari celana dalam menjadi aksesoris wajib bagi remaja di Jepang. Secara sepintas, Anda tidak akan menyadari jika ikat rambut tersebut terbuat dari celana dalam. Karena para perempuan melipat sedemikian rupa sehingga tak menyerupai celana dalam jika digunakan untuk mengikat rambut ataupun jadi hiasan tangan.
Lantaran menawarkan bentuk yang unik dan bisa kamu gunakan untuk mengerjai rekanmu, Pantshu Shushu ini banyak peminat. Sejauh ini ikat rambut celana dalam bisa kamu beli secara online di Village/Vanguard dengan harga JPY 756 (USD 6,11 = Rp 82 ribu). Bagaimana, apa Anda tertarik mengikuti gaya berbusana unik dan aneh ini?* Uma – kisuta.com


