Selasa, 2 Juni 2026
Unik Menarik

Menantang Maut, Berselancar di Danau Membeku

Selasa, 6 Oktober 2015

KISUTA.com - Berselancar di tengah ganasnya ombak merupakan hal biasa. Tetapi berselancar di danau dengan air yang nyaris membeku, ini baru luar biasa. Aktivitas yang popular dengan nama freshwater surfing, sekarang banyak dilakukan oleh mereka yang menyukai olah raga ekstrim yang memicu adrenalin.

Danau Superior di Amerika Utara merupakan tempat yang menjadi favorit peselancar danau air beku ini. Pada musim dingin, danau terbesar di Amerika Utara ini banyak dikunjungi peselancar dari berbagai negara.

Di musim dingin, air danau benar-benar sedingin es dengan suhu udara -24 derajat celcius. Meskipun harus mengenakan pakaian selam yang tebal, bukan menjadi kendala bagi para peselancar untuk merasakan sensasi berselancar di danau membeku.

Musim dingin yang jatuh antara bulan Januari dan Maret, merupakan saat puncak berselancar di Danau Superior. Bukannya menghindari, para peselancar bahkan mengaku lebih suka jika ada badai musim dingin, karena hal itu berarti ombak air jauh lebih besar dan tinggi.

Ombak air Danau Superior di musim dingin setinggi 10 hingga 12 kaki. Namun, saat terjadi badai, ketinggian ombak bahkan mencapai 30 kaki. "Walaupun suhu dingin, danau ini tidak membeku sehingga sangat seru untuk berselancar di tengah amukan badai musim dingin," ujar salah seorang peselancar asal Wisconsin, Markus Barsch, dilansir Transworld Surf.

Menurut Barsch, dirinya bersama peselancar lainnya memilih untuk memakai pakaian selam hitam setebal 6 milimeter dengan sepatu menyelam setebal 7 milimeter dan sarung tangan yang tebalnya sekitar 5 milimeter. Tak hanya itu, mereka pun harus mengaplikasikan lotion atau pelembab ke wajah mereka untuk melindungi kulit dari udara yang membeku.

Papan selancar yang mereka gunakan juga berbeda dengan papan selancar pada umumnya. Mereka menggunakan papan selancar yang lebih tebal dan lebih luas daripada yang digunakan di laut, karena air tawar tidak padat seperti air asin. Bagi mereka yang akan melakukan freshwater surfing, harus dalam kondisi fit.

Barsch menuturkan, dalam berselancar di danau beku, yang paling sulitjustru ketika selesai berselancar, karena saat itu pakaian selam yang digunakan membeku. Es menggantung-gantung di pakaian selam dan wajah peselancar. Tak heran jika tubuh mereka biasanya membeku dengan es menggantung pada wajah dan baju. Untuk mencairkan es dibutuhkan waktu sekitar 30 menit sejak baju dilepaskan dari tubuh.

Walaupun mengundang bahaya bahkan nyawa taruhannya, namun berselancar di danau membeku tetap diminati. Banyak peselancar yang ketagihan untuk kembali berselancar di Danau Superior yang membeku.* Uma – kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya