Ampuh Menurunkan Tekanan Darah, Menguatkan Lambung dan Limpa
KISUTA.com - Membicarakan tumbuhan yang memiliki khasiat pengobatan, rasanya kurang lengkap bila tidak menyebut labu bligo. Labu bligo yang juga biasa disebut sebagai labu tangkua (Benincasa hispida) yang bentuknya bulat panjang ini, sejak lama dikenal sebagai obat untuk membunuh cacing pita.
Selain untuk membunuh cacing pita, labu bligo pun cocok dikonsumsi oleh penderita gangguan ginjal, hipertensi dan beri-beri yang membutuhkan makanan berkadar kalium tinggi dan sodium rendah. Labu bligo pun mengandung molydenum yang dapat menghilangkan zat karsogenik, yaitu zat yang dapat menimbulkan penyakit kanker, sehingga sangat cocok dikonsumsi penderita penyakit tersebut.
Dalam setiap labu bligo, mengandung air, protein, karbohidrat, kalori, serat kasar, kalsium, fosfor, zat besi, karoten, vitamin. Kandungan vitamin C-nya sangat tinggi, 200 persen lebih tinggi dari tomat merah. Labu bligo tidak mengandung lemak, sehingga sangat cocok bagi mereka yang memiliki kelebihan berat badan.
Banyak khasiat yang dimiliki labu bligo untuk mengatasi berbagai penyakit seperti mencegah dan mengatasi sakit lever, hepatitis, sirosis, diabetes, beri-beri, paru-paru bernanah, TBC paru, kanker, radang ginjal, radang lambung, sakit tenggorokan, kelebihan berat badan, biduren, diare, disentri, wasir, demam, campak, batuk rejan, keracunan, tekanan darah tinggi, bisul eksim, jerawat, menghaluskan kulit, menguatkan ginjal dan lever serta memperlancar buang air besar dan air kecil. Berikut beberapa ramuan dari labu bligo.
Batuk: kulit labu bligo segar 25 gram, jamur putih kering 25 gram dan kulit jeruk mandarin purut 15 gram. Rebus semua bahan dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Minum airnya.
Paru-paru bernanah: Biji labu bligo 15 gram dan sambiloto segar 30 gram direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Minum air rebusan ini.
Diabetes: Labu bligo 100 gram dan labu parang (labu kuning) 100 gram dibuat tim, lalu diberikan kepada penderita. Cara lain dengan menumbuk biji labu bligo 30 gram hingga menjadi bubuk halus. Seduh dengan air panas secukupnya dan diminum dua kali sehari.
Batuk berdahak: Biji labu bligo 15 gram ditumbuk halus, kemudian direbus dengan air secukupnya. Tambahkan gula merah secukupnya ke dalam air rebusan, setelah disaring berikan kepada penderita.
Tekanan darah tinggi: Labu bligo 500 gram dan seledri 50-100 gram dijus. Minum dua kali sehari.
Menguatkan lambung dan limpa: Labu bligo 250 gram dan beras merah secukupnya dimasak menjadi bubur. Makan bubur ini tiga kali sehari.
Sakit tenggorokan: Biji labu bligo yang telah kering sebanyak 15 gram direbus dengan menambahkan gula batu secukupnya. Berikan air rebusannya kepada penderita.
Radang lambung: Biji labu bligo 50-100 gram direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Minum dua kali sehari.
Paru-paru: Tangkai labu bligo 60 gram direbus dengan air secukupnya. Biarkan air rebusan sampai kental, tambahkan gula pasir secukupnya, minum dua kali sehari.
Demam: Biji labu bligo 500 gram direbus. Untuk mengatasi demam, minumlah kuah dari rebusan tersebut.
Wasir: Labu bligo 200 gram direbus dengan air secukupnya. Gunakan air rebusan yang dingin untuk mencuci bagian wasir. Lakukan secara teratur.* Ki Suta - kisuta.com


