Hati-hati, Jangan Mengonsumsi Makanan Sehat Berlebihan
KISUTA.com - Saat ini semakin banyak orang peduli dengan kesehatan tubuhnya, diantaranya dengan mengonsumsi makanan sehat. Mudahnya mendapatkan informasi tentang makanan sehat, membuat kepedulian tersebut semakin tinggi.
Namun sayangnya, tidak semua orang mempunyai pengetahuan yang tepat tentang makanan sehat. Karena ingin mendapatkan manfaat sebanyak-banyaknya dari makanan sehat, mereka mengonsumsinya dengan berlebih. Misalnya mengonsumsi dalam jumlah besar dan sering.
Makanan sehat memang dianjurkan untuk mendukung upaya membentuk dan menjaga tubuh agar selalu sehat. Tetapi, pengetahuan yang tepat tentang manfaat dan cara mengonsumsinya, sangatlah penting. Terlalu banyak dan terlalu sering mengonsumsi makanan sehat, justru bisa menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi kesehatan tubuh.
Mengutip Cheat Sheet, berikut jenis makanan sehat yang berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan.
Jus - Manfaat jus baik jus buah maupun sayuran bagi kesehatan tubuh, sudah tidak diragukan lagi. Jika merupakan cara terbaik dan mudah untuk mendapatkan vitamin, mineral, dan fitonutrein, apalagi jika Anda tidak suka makan buah dan sayuran dalam keadaan segar. Mengonsumsi jus dalam batas normal memberikan manfaat yang baik, tetapi bila berlebih justru berbahaya bagi tubuh. Sebaiknya konsumsi jus tidak dalam bentuk cairan seutuhnya, tetapi sisakan seratnya yang mengandung banyak nutrisi. Ingatlah, manfaat buah dan sayuran segar tidak sama dengan mengonsumsinya dalam bentuk jus.
Ikan Salmon - Ikan salmon merupakan salah satu ikan yang populer di kalangan mereka yang mengutamakan makanan sehat. Kandung protein dan lemak omega-3 pada ikan ini, membuat banyak orang menjadikannya sebagai menu wajib. Jika Anda termasuk salah satu yang banyak mengonsumsi ikan salmon, sebaiknya perhatikan asal muasal ikan salmon yang Anda konsumsi. Saat ini banyak ikan salmon yang hidup di perairan tercemar. Bahkan Huffington Post melaporkan bahwa banyak budidaya ikan yang malah membuat kandungan lemak dan kadar polutan tinggi.
Hal lain yang perlu Anda perhatikan, mengonsumsi makanan dengan kandungan lemak omega-3 yang berlebihan malah bisa membuat sistem kekebalan tubuh menurun. Lemak ini juga bisa meningkatkan risiko kolitis, jenis penyakit pada usus.
Kedelai - Kedelai dapat mengontrol kadar kolesterol dan tekanan darah bila dikonsumsi dalam jumlah sedang, namun apabila dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan terhambatnya penyerapan zat besi, dan berpotensi menyebabkan anemia. Kedelai mengandung senyawa mirip estrogen, yang apabila dikonsumsi jangka panjang dapat menyebabkan kanker rahim.
Bayam - Bayam adalah sumber protein, serat, dan berbagai vitamin serta mineral. Bayam juga mengandung lutein, yang baik untuk mencegah kebutaan. Namun, bayam juga tinggi akan oksalat, senyawa yang dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal. Sehingga pasien dengan batu ginjal sebaiknya menghindari mengkonsumsi sayuran ini secara berlebihan.
Tomat dan Jeruk - Anda harus berhati-hati untuk tidak mengkonsumsi buah yang mengandung Vitamin A dan C ini secara berlebihan, karena asupan asam dapat meningkat dan menyebabkan asam lambung naik dan kembung. Konsumsi tidak lebih dari 2 buah tomat atau jeruk per hari.
Kayu Manis - Kayu manis biasanya dijadikan bumbu karena sangat lezat dan memiliki manfaat sebagai obat. Kayu manis juga tinggi akan antioksidan dan telah terbukti melawan peradangan dan menurunkan kadar gula darah. Mengonsumsi kayu manis juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes dan kanker.
Namun, kayu manis juga mengandung senyawa coumarin yang dapat berbahaya dalam dosis besar. Jumlah coumarin yang dianjurkan adalah 0,1 mg per kg berat badan, apabila dikonsumsi lebih dari jumlah tersebut dapat menyebabkan keracunan hati dan kanker.
Kacang-kacangan - Kacang-kacangan sangat baik bagi kesehatan karena mengandung lemak tak jenuh tunggal yang dapat mengurangi kolesterol darah, risiko penyakit jantung, dan stroke. Kacang-kacangan juga mengandung lemak tak jenuh ganda yang cocok untuk diet. Namun, kacang-kacangan juga mengandung banyak kalori dalam porsi kecil. Sebaiknya, konsumsi 30 gram kacang per hari, campur dengan berbagai jenis kacang yang lain.
Hati - Hati merupakan bagian paling bergizi dari hewan karena sangat kaya akan nutrisi penting, seperti zat besi, B12, Vitamin A, dan tembaga. Namun, 100 gram hati sapi mengandung lebih dari enam kali asupan vitamin A yang disarankan, dan tujuh kali tembaga.
Kelebihan Vitamin A dapat menyebabkan gejala keracunan Vitamin A. Gejala-gejala lain yang mungkin terjadi seperti masalah penglihatan, nyeri tulang dan peningkatan resiko patah tulang, mual dan muntah. Mengkonsumsi terlalu banyak tembaga dapat menyebabkan stres oksidatif dan dapat meningkatkan resiko penyakit Alzheimer. Sebaiknya, konsumsi hati sekali dalam seminggu. Bagaimana sahabat kisuta? Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang peduli kesehatan dengan mengonsumsi makanan sehat.* Ki Suta – kisuta.com


