Selasa, 2 Juni 2026
Artikel Opini
Semangat pagi...

Dunia yang Mendua

Rabu, 6 Januari 2016

KISUTA.com - Seorang qadli Baghdad lewat di sebuah gang bersama wakil dan pelayannya. Tiba-tiba muncullah al-Kaikhani, seorang Yahudi yang buruk rupa lagi hitam, seolah-olah ter meleleh dari tubuhnya.


Kemudian dia memegang tali kendali qadli, sambil berkata, "Semoga Allah memanjangkan usia qadli. Apa maksud sabda Nabimu yang mengatakan, 'Dunia merupakan penjara orang Mu'min dan surga bagi orang kafir.' Apakah kamu tidak melihat bahwa dunia itu merupakan surga bagimu sebagai orang Mu'min dan dunia itu merupakan penjara bagiku sebagai orang kafir Yahudi. Jadi, Hadits itu kebalikannya."


Maka qadli yang memiliki sedikit kelebihan dalam hal dunia itu menjawab, "Sebenarnya keindahan dan gemerlapnya dunia seperti yang kamu lihat merupakan penjara bagiku jika dibandingkan dengan apa yang dijanjikan Allah di dalam surga. Dan dunia yang seperti itu merupakan surga bagimu, jika dibandingkan dengan dasar-dasar neraka yang diancamkan kepadamu."


Banyak yang memandang bahwa dunia dan akhirat itu bagaikan seorang laki-laki yang memiliki dua istri. Jika dia menyenangkan istri yang satu, berarti dia membuat marah istri yang lain. Bukankah barang untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat itu barangnya sama?* Abu Ainun/"Pengalaman Ruhaniah Kaum Shufi" - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya