Senin, 1 Juni 2026
Sastra & Humor
Puisi

Ruang Dalam

Rabu, 27 Januari 2016

bulan gelap. Hujan lebat sepanjang malam,
aku masuk ke dalam diriku. Ada yang terluka,
dengan tetes darah segar. Lalu kehidupan
yang porak-poranda. Lengang sepanjang pandang.

"kau bilang merindu Dia?" tanya lintah. Risik
daun bambu di halaman. "Tapi yang kau ingat,
melulu daging basah," tuding pagar besi,
dan alir air yang ngalir ke arah kiblat. Dan aku

terkapar tanpa daya di atas ranjang
dengan kain serba putih, melampaui warna susu,
pun dinding tembok dengan warna yang sama.

dalam puncak keheningan, terdengar samar
seseorang melantunkan At Takatsur. Tangki
airmataku bedah sudah. Menyungai lagi

2012

Soni Farid Maulana - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya