Senin, 1 Juni 2026
Sastra & Humor
Puisi

Bulan Madu

Minggu, 31 Januari 2016

bila cahaya bintang menjangkau ceruk
daging merahmu; lagu yang kau lantunkan
menarik jiwaku ke lantai hatimu, menari, seirama
gerak tubuhmu, cintaku. Tamasya yang tak

terbayangkan ini, sungguh nikmat. Betapa,
lezat kuning jantung pepayamu di luar
jangkauan Cezanne, "Ingat Monet, teratai biru?"
bisikmu. Ya, aku ingat, di sebuah museum

yang lengang di Paris, musim salju. Kau singkap
rahasia terdalam, cintamu kepadaku lebih biru
dari teratai Monet, apa pun itu. Dan kini, kau kembali

menjelajahi tubuhku hingga kilau pelangi terbit
sudah, menumpas gelap dalam kalbuku. Lalu
angin dingin bergetar di kain kelambu.

2000

Soni Farid Maulana - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya