Kepalanya Sudah Dipenggal
KISUTA.com - Para prajurit baru saja kembali dari pertempuran. Di sebuah warung, sekelompok orang berkumpul mendengarkan kisah-kisah kejantanan beberapa prajurit yang sedang makan minum di situ. Nasruddin duduk di sudut ikut mendengarkan juga.
"Nah," kata salah seorang prajurit, "Kuayunkan pedangku yang bermata dua, kutebas ke kiri dan ke kanan, maka bergelimpanganlah serdadu-serdadu musuh itu."
Terdengar suara tepuk tangan.
"Itu mengingatkan aku," seru Nasruddin dari sudutnya, "Pada sebuah pertempuran yang pernah kuikuti, yakni waktu kutebas kaki musuhku, langsung terlepas dari tubuhnya!"
"Mestinya Tuan bisa berbuat lebih hebat lagi," kata salah seorang prajurit itu, "Jika memenggal kepala musuh itu."
"Wah, itu tak mungkin kulakukan," jawab Nasruddin. "Sebelumnya sudah ada prajurit lain yang memenggal kepala musuh itu."* das/"Humor Sufi" - kisuta.com


