Senin, 1 Juni 2026
Sastra & Humor
Puisi

Jazz Biru Jernih

Minggu, 7 Februari 2016

bergetar jaringan urat syaraf
di sekujur tubuhku: kau arsir
dengan halus tanganmu,
mencairkan darahku yang nyaris beku

kata-kata yang kau lantunkan
sungguh racun bagi sukmaku.
malam kian larut dan tua. Dan cicak
menafsir desah napasmu di dadaku.

sedang maut berdiri tegak di situ,
memulas langit dengan warna lipstick
yang aneh. Lalu tiang listrik terdengar

dipukul orang, "Jam berapa?"
tanyamu. Sayup adzan subuh
dari arah yang jauh

1996

Soni Farid Maulana - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya