Kawin Lagi
KISUTA.com - Sueb tengah merayu Icih, agar diizinkan bisa kawin lagi. "Icihku sayang, bolehkah jika Akang menikah lagi?" tanya Sueb.
"Boleh dong, Kang. Sebagai istri yang setia dan salehah, masa sih Icih melarang Akang menikah lagi. Kalau Icih melarang, berarti Icih teh termasuk istri tak setia," jawab Icih. Wajahnya sumringah dan penuh senyum.
Sueb merasa senang bukan kepalang mendengar jawaban Icih. Nyaris saja tubuhnya terbang. "Terima kasih, sayangku. Engkau memang istri yang setia dan calon penghuni surga," kata Sueb.
"Tapi, Kang..." kata Icih memotong.
"Tapi apa sayangku?" tanya Sueb.
"Akang boleh menikah lagi, asalkan memenuhi tiga syarat," kata Icih.
"Syarat apa, sayang? Sebutkan saja, pasti akan Akang penuhi." kata Sueb.
"Syarat pertama, Akang harus sayang, melindungi, dan membimbing Icih," kata Icih.
"Terus...?"
"Syarat kedua, Akang mesti bersikap adil kepada istri-istri Akang," kata Icih lagi.
"Gak masalah, sayangku, semua itu Akang sanggup melakukannya. Terus, syarat yang ketiga apa?" tanya Sueb.
"Langkahi dulu mayat Icih!!!" kata Icih dengan suara lantang dan bertolak pinggang.*
Zair Mahessa - kisuta.com


