Kakek Ini Selamatkan Ratusan Orang dari Kematian Bunuh Diri
KISUTA.com - Tak ada yang salah dengan tebing yang berada di Australia. Selain lokasinya strategis, tebing bernama Gap ini mempunyai pemandangan yang sangat indah.
Entah karena keindahannya atau karena ada faktor lain, Tebing Gap menjadi tempat favorit bagi orang putus asa untuk mengakhiri hidupnya alias bunuh diri. Sebagai tempat tujuan bunuh diri, Tebing Gap akhirnya menjadi sangat terkenal di Australia.
Dikutip dari situs Brightside, Tebing Gap semakin terkenal dengan kehadiran seorang pria bernama Don Ritchie. Pria yang tinggal dekat dengan Tebing Gap bukanlah orang putus asa yang ingin mengakhiri hidupnya di tebing itu. Ritchie justru pria yang menyelamatkan banyak orang putus asa dari kematian.
Dijuluki “Angel of The Gap”, sejak tahun 1964 Ritchie setiap hari mengawasi tebing untuk memastikan tidak ada orang yang loncat dan mengakhiri hidup mereka. Setiap kali menemukan seseorang yang terlihat seperti ingin bunuh diri, Ritchie akan menghampirinya dan mengajak orang tersebut mengobrol. Ritchie pun tak segan mengajak mereka minum teh sambil meyakinkan mereka supaya tidak menyerah menghadapi hidup.
Ritchie yang ketika mudanya bekerja sebagai penjual asuransi, memang mempunyai kemampuan memengaruhi orang. Selain itu, Ritchie ketika mengajak orang supaya tidak bunuh diri, ia melakukannya dengan pendekatan yang lembut dan penuh pengertian.
Ritchie memang pria yang sangat baik, karena ketika dia membujuk orang yang sedang putus asa dengan perjuangan hidup, dia sendiri sebenarnya sedang berjuang melawan penyakit kanker yang menggerogotinya. Namun kondisi tersebut justru membuatnya bisa memahami apa yang dialami orang-orang yang berniat bunuh diri.
Ritchie mengaku hanya menyelamatkan 160 orang saja. Namun keluarganya percaya dia telah menyelamatkan hampir 500 orang selama hidupnya. Berkat jasanya, Ritchie mendapat gelar pahlawan lokal Australia pada tahun 2011 dan menerima perhargaan “Medal of the Order of Australia”. Tak hanya itu, pada tahun 2011, dia dan istrinya diberikan gelar “Citizens of the Year”.
Meski demikian, tak semua nyawa berhasil dia selamatkan. Tidak semua orang bersedia membuka diri kepada Don dan tetap mengakhiri hidup mereka di Tebing Gap. Ritchie bahkan nyaris tewas saat berusaha menghentikan seorang gadis loncat dari tebing.
Tahun 2012, Tebing Gap ditinggalkan sang malaikat yang meninggal dunia dalam usia 85 tahun. Ditemani istri dan 3 anaknya, Ritchie mengakhiri pengabdiannya menyelamatkan orang-orang dari kematian.* Uma – kisuta.com


