Senin, 31 Agustus 2026
Herbal & Kesehatan

Awas, Kerap Nonton Film Porno Bisa Merusak Otak!

Selasa, 24 Mei 2016

KISUTA.com - Jika Anda seorang pria dan suka menonton film biru atau film porno, hati-hati dengan kebiasaan Anda. Menurut penelitian di Jerman, film biru diduga mempunyai pengaruh negative terhadap otak.

Dikutip dari ABC Australia beberapa waktu lalu, para peneliti di Max Planck Institute for Human Development, Jerman menyebutkan bahwa pria yang senang menonton film biru, mempunyai korteks yang lebih kecil. Korteks otak besar atau cerebral cortex merupakan lapisan tipis berwarna abu-abu yang terdiri dari 15 - 33 miliar neuron yang masing-masing tersambung ke sekitar 10.000 sinapsis. Terdapat enam lapisan korteks yang terdapat berbagai macam pusat saraf untuk mengendalikan ingatan, perhatian, persepsi, pertimbangan, bahasa, dan kesadaran. Jadi, korteks yang mengecil berpengaruh terhadap fungsi otak secara keseluruhan.

Para penelitian di Jerman melakukan penelitian terhadap 64 pria berusia 21 hingga 45 tahun dengan tingkat kesukaan berbeda-beda terhadap pornografi. Mereka dminta mendeskripsikan berapa banyak film porno yang telah mereka tonton. Setelahnya, para partisipan diperlihatkan konten seksual dari situs porno, serta gambar orang yang sedang berolahraga. Sembari menyaksikan gambar-gambar tersebut, ilmuwan melakukan pemindaian MRI pada otak partisipan.

Hasil dari penelitian itu mengindikasikan bahwa partisipasi yang kerap menikmati pornografi memiliki korteks yang lebih kecil di otak kanannya. Selain itu, ketika hal-hal berbau seksual ditampilkan, MRI menunjukkan bahwa bagian otak pria yang mengatur motivasi mengalami penurunan.

Dari hasil penelitian tersebut, para peneliti mengaku belum mengetahui bagaimana hubungan kausal antara pornografi dengan kondiri korteks pada otak. Masih harus dilakukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan apakah pornografi menyebabkan otak mengerut. Penelitian juga untuk mengetahui secara pasti, apakah pria dengan korteks yang lebih kecil memang cenderung menggandrungi pornografi.

Penelitian akan lebih ditekankan kepada efek pornografi dalam jangka panjang untuk mengetahui pengaruhnya dari waktu ke waktu. Sambil menunggu hasil penelitian para peneliti di Jerman tersebut, ada baiknya Anda mengurangi menonton film-film biru. Siapa tahu dugaan para peneliti tersebut benar.* Uma - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya