Riak Air
Wahai diriku, apa masa depanmu; selain kuburan? Gelap atau terang
jalan hidup di alam sana: --bisa kau lihat di alam ini. Bangkitlah dari
ranjang duka! Wahai diriku,
apa yang kau baca untuk masa depanmu? Sungguh koran bukan
Alquran; untuk itukah kau habiskan waktumu dengan kesia-
siaan? Wahai diriku siapa teman
masa depanmu nun di alam kubur sana? Berita yang kau tulis, puisi
yang kau baca indah di atas panggung atau ayat-ayat Alquran kah yang
menguras air matamu
di tengah malam buta? Sungguh kau begitu bebal, hatimu begitu
menyebalkan, kolam muranimu begitu dangkal. Kau tenggelam dalam
dunia hitam yang luput dari indah
kilau marak cahayaNya. Wahai diriku, masa depanmu adalah kuburan
tak lebih tak kurang. Jalan gelap atau terang bisa kau rintis sejak hari
ini. Wahai diriku, apa yang kau renungkan?
2011
Soni Farid Maulana - kisuta.com


