PalaBoo, Minuman Relaksasi Pertama di Dunia
KISUTA.com - Adalah fakta alami yang diberitakan kisuta.com bahwa buah pala (myristica fragrans houtt) merupakan "Tanaman Rempah Khasiatnya Berlimpah". Ini yang menjadikan pensiunan wartawan ekonomi-bisnis Jawa Pos, Arif Novantadi, mengambil langkah berani melakukan penelitian selama empat tahun terhadap dasyatnya khasiat buah pala. "Ada puluhan manfaat yang sangat berguna bagi sempurnanya proses kesehatan tubuh manusia," katanya.
Bahkan, lanjutnya, kegunaan buah pala hasil ramuannya mampu berfungsi ganda. Yakni, bisa saling melengkapi. Jika diminum tatkala seseorang itu sedang lelah, maka ramuan itu akan mempercepat ngantuk atau rasa ingin tidur. Namun, jika seseorang tersebut dalam kondisi bugar, maka kian segar tubuh seseorang itu. ‘’Saat tidur pun mampu mencapai kualitas yang sangat prima. Tidurnya lebih pulas, namun ketika bangun tubuhnya lebih bugar,’’ tegasnya.
Setelah empat tahun penelitian, ramuan buah pala itu diproduksinya dengan merek PalaBoo®. Produknya berupa minuman siap minum dalam botol segi-delapan ukuran 225 mililiter. Diproduksi di Gedung Inkubasi Bisnis Institut Pertanian Bogor (incuBie IPB)-Dramaga-Kabupaten Bogor. Di pasaran dijual dengan harga Rp 10.000,- per-botol. Sudah beberapa kota terdapat agen penjualannya, meski belum secara nasional.
Yang menarik, minuman relaksasi yang pertama di dunia ini mendapat perhatian serius dari pemerintah. Setelah dibina IPB, lalu selama satu tahun dibina Kemenristekdikti (Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi). Merek PalaBoo® ini pun juga telah dipatenkan atas prakarsa Pemerintah Kota Bogor c/q Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bogor. Kini telah menjadi welcome drink tamu-tamu kehormatan di Balaikota Bogor dan di rumah dinas Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto.
Juga menjadi minuman resmi beberapa hotel di Kota Bogor sebagai welcome drink. Langkah perhotelan yang menjadikannya welcome drink ini cerdas, mengingat bahwa para tamu hotel pasti menginginkan tidur nyenyaknya kian berkualitas. Tidur nyaman. ‘’Agar esok paginya kembali bugar, sehingga istirahatnya di hotel terasa maksimal,’’ kata Arif yang juga pendiri beberapa media pembina UMKM di Bogor ini.* das - kisuta.com


