Teh Putih, Cara Nikmat Awet Muda
KISUTA.com - Black tea (teh hitam), green tea (teh hijau), oolong tea (teh oolong) sudah tak asing lagi di kalangan pecinta teh. Kalau white tea atau teh putih, rasanya masih belum akrab dan masih belum banyak yang mengetahui.
Dibandingkan dengan teh jenis lain, white tea mempunyai kandungan antioksidan yang lebih tinggi. Karenanya white tea tak hanya baik untuk kesehatan, tetapi juga untuk kecantikan.
White tea adalah jenis teh yang dibuat dari daun teh termuda yang masih menggulung dan diselimuti bulu-bulu berwarna putih. Semakin banyak bulu ke ujung pucuk teh, itu menandakan kandungan antioksidannya tinggi.
Setelah dikeringkan, daun teh akan berwarna putih keperakan dan mengkilat. Itu sebabnya, teh jenis ini disebut white tea. Setelah diolah, daun teh muda ini akan berbentuk runcing menyerupai jarum. Ini sebabnya, white tea sering juga disebut sebagai silver needle.
White Tea pertama kali ditemukan di Cina saat pada masa pemerintahan Dinasti Tang tahun 618-907 Masehi. Saat itu white tea masih bersifat resep rahasia kekaisaran, karena berkhasiat untuk menjaga kesehatan, panjang umur, dan membuat awet muda. Pada masa itu, white tea hanya bisa dikonsumsi oleh para anggota istana, kerabat kerajaa, dan golongan kelas atas.
Secangkir white tea dengan kadar antioksidan tinggi memiliki aktivitas antioksidan setara dengan 10 gelas jus apel, 31 kali vitamin C dan 100 kali vitamin E. White tea dianjurkan untuk diminum secara rutin, sebanyak 6x sehari dengan takaran 2 gram untuk 200 ml air pada suhu dispenser (90 oC) selama 9 menit dalam sekali penyajian dan dapat diseduh 2-3 kali.
White tea setelah diseduh akan menjadi berwarna kuning muda keemasan. White tea bisa dinikmati selagi panas maupun dingin, tanpa mengurangi kadar antioksidan di dalamnya. White tea baik diminum saat sebelum dan sesudah makan. White tea diminum sebelum makan dimaksudkan agar zat-zat yang kurang bermanfaat untuk kesehatan tanpa kita sadari terdapat dalam makanan tidak sampai merugikan kita.
Jika meminum White tea setelah makan, berkhasiat untuk mengurangi dampak negatif dari lemak dan gula yang berlebihan sekaligus menangkal radikal bebas. Aktivitas antioksidan yang terkandung dalam white tea juga akan semakin maksimal jika ditambahkan perasan lemon di setiap penyajiannya.* Uma – kisuta.com


