Kamis, 30 April 2026
Sosok Inspirasi
Bob Weighton

Pria Tertua di Dunia Ini Alami Wabah Flu Spanyol, 2 Perang Dunia, dan Wabah Corona

Senin, 6 April 2020

KISUTA.com - Bob Weighton dinobatkan sebagai pria tertua di dunia yang masih oleh Guenness World Record. Pria 112 tahun ini telah menjalani hidup di 4 peristiwa besar dunia yaitu wabah flu Spanyol 1918, 2 Perang Dunia, dan wabah virus corona saat ini.

Dikabarkan The Guardian, Bob Weighton juga telah menjalani operasi medis serius, tapi belum pernah mengalami isolasi diri seperti sekarang.

"Ini aneh. Saya belum pernah mengalami hal seperti (wabah) virus corona sebelumnya," ungkap Weighton. "Saya agak frustrasi tetapi sekali lagi saya berada dalam situasi di mana Anda harus menerima apa yang terjadi," imbuhnya.

Pria kelahiran tahun 1908 ini juga menyarankan, orang tidak perlu terlalu memikirkan apa yang tidak bisa mereka lakukan selama isolasi.

"Saya menderita flu dan kebanyakan penyakit anak-anak, tapi tidak pernah menyendiri. Tapi tidak ada yang bisa kami lakukan, sehingga Anda bisa melakukan apa yang Anda bisa. Jangan pedulikan hal-hal yang tidak bisa Anda lakukan," ujar Weighton menasihati.

Weighton lahir di Hull dan merupakan anak tengah dari 3 saudara laki-laki dan 3 saudara perempuan. Ia sendiri memiliki 3 anak, 10 cucu, dan 25 cicit.

Weighton dan istrinya, Agnes, sempat berpindah-pindah pekerjaan ke beberapa negara sampai akhirnya menetap di Inggris. Di Inggris Weighton bekerja sebagai dosen teknik kelautan di City University London, hingga pensiun pada 1973 di usia 65 tahun.

Dia dan istrinya yang meninggal pada 1997, menghabiskan sebagian besar masa pensiun dengan menjadi penasihat perkawinan sukarela, dan membantu kelompok pemuda di Ailton.

Weighton berhak mendapat predikat sebagai pria tertua di dunia yang masih hidup, setelah pemegang sebelumnya yang bernama Chitetsu Watanabe, meninggal pada 23 Februari di usia 112 tahun 355 hari.

"Saya tidak bisa berkata saya bahagia karena pemegang sebelumnya meninggal, tapi saya senang karena bisa hidup lama dan berteman dengan banyak orang," ujar Weighton saat menerima rekor.

Seorang juru bicara Guinness World Records mengatakan bahwa karena pandemi virus corona, petugasnya tidak bisa langsung menyerahkan sertifikat ke Weighton yang tinggal di Ailton.

"Mengikuti aturan Inggris saat ini tentang social distancing, kami tidak dapat bertemu langsung dengan Bob seperti biasanya."

"Sebaliknya, asisten rumah tangga di tempat tinggalnya yang akan memberi sertifikat, semuanya dari jarak aman," ucap juru bicara tersebut.* das - kisuta.com


KATA KUNCI

BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya