Dirjen Sumber Daya Iptek Dikti Tinjau Fitness Center FKOR UNS
KISUTA.com - Fitness Center milik Fakultas Keolahragaan (FKOR) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mendapat kunjungan spesial dari Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Ilmu Pengetahuan Teknologi (Iptek) Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Riset Teknologi/ Badan, Riset dan Inovasi Nasional (Kemristek/ BRIN) Prof. Ali Ghufron Mukti.
Prof. Ali Ghufron meninjau langsung fasilitas dan suasana Fitness Center FKOR UNS. Prof. Ali Ghufron didampingi oleh Rektor UNS, Prof. Jamal Wiwoho dan Dekan FKOR UNS, Dr. Sapta Kunta.
"Fitness Center FKOR ini digunakan mahasiswa untuk menunjang perkuliahan dan peningkatan prestasi atlet UNS. Di samping itu, keberadaan Fitness Center di FKOR UNS ini juga digunakan untuk latihan atlet-atlet Pelatnas National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, atlet nasional yang Traning Center (TC) di Solo seperti voli, silat, sepeda dan sebagainya serta beberapa atlet Solo sendiri," ujar Prof. Jamal saat memperkenalkan Fitness Center FKOR UNS kepada Prof. Ali Ghufron.
"Meski usia FKOR sebagai sebuah fakultas masih terbilang muda namun sudah dapat memberikan kontribusi membanggakan di bidang olahraga, baik di skala nasional maupun internasional," ungkap Dr. Sapta Kunta, di Kampus FKOR UNS, Solo, Sabtu (30/5/2020).
Dr. Sapta Kunta juga menerangkan kepada Prof. Ali Ghufron, selama pandemi Covid-19, Fitness Center tidak membuka pelayanan, ini sesuai anjuran pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Jika nanti masa Pandemi Covid-19 sudah berakhir, Fitness Center FKOR akan buka kembali dan tentunya dengan mengikuti ketentuan dari Pemerintah.
Lebih lanjut, Dr. Sapta Kunta menambahkan jika Fitness Center yang dimiliki FKOR UNS siap untuk melayani masyarakat yang ingin memanfaatkan fasilitas olahraga di fakultasnya.
"Fitness Center di FKOR memiliki standart international. Bahkan kalau dibandingkan dengan Fitness Center yang ada di Jawa Tengah, Fitness Center FKOR paling bagus dan lengkap alatnya," imbuh Dr. Sapta Kunta.
Dr. Sapta Kunta berharap agar keberadaan Fitness Center milik FKOR UNS dapat menjadi pilot project skala nasional sebab kegiatan Pelatnas atlet-atlet paralimpik terpusat di Kota Solo, khususnya di UNS.
"Kalau harapan kami harus menjadi pilot project di nasional karena dalam hal atlet-atlet paralimpik Pelatnas kan pusatnya di Solo. Kami juga berharap pemerintah bisa memberikan kepercayaan dan bantuan dengan membuat sentra sport science," lanjut Dr. Sapta Kunta.
Ia juga tidak menampik apabila dengan Fitness Center yang dimiliki FKOR UNS dapat membuka peluang kerjasama lintas keilmuan dan lintas departemen, seperti bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).* Eko Prasetyo - kisuta.com


