Kamis, 30 April 2026
Sosok Inspirasi
Pakar Hukum UNS, Dr. Muhammad Taufik, SH

Ancaman Ketahanan Lingkungan adalah Semakin Berkurangnya Luas Hutan

Sabtu, 6 Juni 2020
taufik.jpg
Eko Prasetyo/KISUTA.com

KISUTA.com - Pakar hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Dr. Muhammad Taufik, SH mengingatkan salah satu ancaman ketahanan lingkungan adalah semakin berkurangnya luas hutan dan wilayah tutupan hijau vegetasi tanaman.

"Selain itu, juga polusi dan pencemaran lingkungan, pembangunan perkotaan dan industrialisasi, limbah, penggundulan hutan dan beberapa aktivitas manusia lainnya terhadap lingkungan semakin membuat ketidakseimbangan alam yang memicu munculnya potensi yang menggangu kehidupan manusia dan lingkungan hidup," ungkap Taufik saat membahas tentang Konsep Ketahanan Lingkungan untuk Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat di Kampus UNS, Solo, Sabtu (6/6/2020). Pembahasan itu digelar secara daring oleh Pusat Studi Demokrasi dan Ketahanan Nasional (Pusdemtanas) UNS.

Lebih lanjut Ia mengemukakan, ketahanan lingkungan merupakan upaya untuk menjamin keamanan publik secara proporsional dari bahaya-bahaya lingkungan yang diakibatkan oleh proses-proses alamiah atau buatan-manusia, karena keteledoran, kecelakaan, salah-kelola atau kesengajaan. Ketahanan lingkungan merupakan bagian dari ketahanan nasional. Ketahanan nasional adalah kemampuan dan ketangguhan suatu bangsa untuk dapat menjamin kelangsungan hidupnya menuju kejayaan bangsa dan negara.

MenurutTaufik, ketahanan nasional yang tangguh akan lebih mendorong peningkatan pembangunan nasional, yang kita yakini dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.

"Kesejahteraan yang hendak dicapai untuk mewujudkan ketahanan nasional dapat digambarkan sebagai kemampuan bangsa Indonesia menumbuhkan dan menyumbangkan nilai-nilai nasionalnya menjadi kemakmuran sebesar-besarnya yang adil dan merata baik rohaniah maupun jasmani," ujar Pakar Hukum yang juga pengacara terkenal kota Solo.* eko prasetyo - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya