FKIP UNS Mendesain Pembelajaran IPA Berbasis STEM di Masa Pandemi Covid-19
KISUTA.com - Program Studi (Prodi) Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar webinar dengan tema Mendesain Pembelajaran IPA Berbasis STEM di Masa Pandemi Covid1-19 melalui aplikasi Zoom Meeting dan siaran langsung pada akun YouTube Pendidikan IPA FKIP UNS, di Kampus FKIP UNS, Solo, Rabu (17/6/2020).
Webinar ini menghadirkan Nurul Fitriyah Sulaeman, M.Pd, seorang Kandidat Doktor di Shizuoka University, Jepang. Dimoderatori oleh dosen muda Pendidikan IPA yakni Isma Aziz Fakhrudin M.Pd., webinar ini dihadiri lebih dari 250 peserta yang berasal dari kalangan dosen, guru, mahasiswa, dan umum. Acara ini dihadiri pula oleh Dekan FKIP UNS yakni Dr. Mardiyana, M.Si.
Dalam sambutannya, Dr. Mardiyana mengapresiasi Prodi Pendidikan IPA yang berinisiatif untuk mengadakan kegiatan positif yang dapat menambah pengetahuan baru di tengah pandemi seperti saat ini. Ia berharap, pembelajaran berbasis STEM ini dapat diimplementasikan secara daring mau pun luring. Dr. Mardiyana juga berharap agar ke depannya terdapat kegiatan-kegiatan lanjutan dari webinar ini.
"Harapan kita muncul kegiatan-kegiatan lanjutan yang lain," ujar Dr. Mardiyana.
Selanjutnya, materi langsung disampaikan oleh Nurul. Dosen Pendidikan Fisika Universitas Mulawarman ini membuka materi dengan gambaran normal baru pada kehidupan sekolah di Jepang, tempatnya melanjutkan studi. Normal baru di Jepang dapat diamati dengan adanya kegiatan cuci tangan, disiplin mengganti sandal atau sepatu, adanya tabel suhu tubuh, pemakaian masker, penerapan jaga jarak, dan adanya blended learning.
STEM sendiri adalah singkatan dari sebuah pendekatan pembelajaran interdisiplin antara _Science, Technology, Engineering, Math. Ada pun, pembelajaran STEM adalah sebuah pendekatan pembelajaran untuk mengajarkan sains, teknologi, teknik, dan matematika.
Kemudian bagaimana guru mengedukasi orangtua supaya anak yang mengimplementasikan pembelajaran STEM di rumah pada masa kini tidak salah adalah dengan memilah mana informasi yang benar. Penting untuk memperhatikan keterlibatan orangtua, seperti di Jepang yang sedari dini, keterlibatan orangtua dalam sistem pendidikan formal sangat luar biasa, di sana orangtua dilibatkan langsung dalam kegiatan sekolah seperti bersih-bersih area sekolah. Keterlibatan orangtua sangat besar sehingga ketika ingin mengajar sesuatu ke anak yang bersifat umum, orangtua dapat diedukasi oleh pihak sekolah.* eko prasetyo - kisuta.com


