Selasa, 2 Juni 2026
Sastra & Humor

BI Tambah Kuota Program Beasiswa bagi Mahasiswa UNS

Jumat, 19 Juni 2020
rektor.jpg
Eko Prasetyo/KISUTA.com
REKTOR UNS, Prof. Jamal Wiwoho.*

KISUTA.com - Bank Indonesia (BI) resmi menambah kuota program beasiswa untuk mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Selain menambah kuota, BI juga memperpanjang kerja sama program beasiswa dengan UNS hingga tahun 2022 mendatang.

Menanggapi hal tersebut, Rektor UNS Prof. Jamal Wiwoho, bersyukur atas perhatian yang diberikan BI terhadap mahasiswa UNS. Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan Prof. Jamal kepada Bambang Pramono selaku Kepala Kantor Perwakilan Wilayah (KPW) BI Kota Surakarta.

"Perlu saya ucapkan terima kasih kepada Pak Bambang Pramono yang telah memberi apresiasi kepada mahasiswa UNS," ujar Prof. Jamal saat bertemu wartawan, Jumat (19/6/2020).

Prof. Jamal merasa senang karena kerja sama program beasiswa dengan BI dapat terus terjalin. Pada tahun ini, kerja sama Beasiswa BI dengan UNS telah memasuki tahun ketiga sejak pertama kali dibuka sejak tahun 2018.

Di tahun pertama, jumlah mahasiswa UNS penerima Beasiswa BI sebanyak 50 orang. Jumlah tersebut masih bertahan hingga di tahun 2019. Selanjutnya, di tahun 2020 ini jumlah penerima Beasiswa BI bertambah 25 orang sehingga totalnya menjadi 75 orang.

Prof. Jamal berharap agar kerja sama dengan BI dapat terus berjalan dan dapat ditingkatkan, baik dari segi dana maupun kuota beasiswa. "Saya berharap kerja sama ini tidak hanya terhenti dan dapat sustainable. Saya berharap kepada mahasiswa UNS yang mendapatkan beasiswa dari BI dapat dimanfaatkan untuk aktivitas-aktivitasnya sehingga dana dari BI dapat meningkatkan prestasinya, khsusnya tentang pengetahuan mengenai bank sentral. Saya juga berharap agar mahasiswa yang mendapatkan beasiswa bisa ikut membantu berbakti kepada BI," tutup Prof. Jamal.

Ditemui di Gedung Rektorat dr. Prakosa, Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Mawa) UNS, Drs. Rohman Agus Pratomo, menerangkan pihaknya telah menerima ratusan pendaftar. Dari jumlah tersebut, Biro Mawa UNS melakukan seleksi adminstraitf untuk dikerucutkan menjadi 100 besar.

"Pertama, kita buka pendaftaran sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Kita seleksi secara administratif dan untuk memperoleh 100 orang. Itu nanti dikirim ke BI untuk diseleksi 75 orang. Yang mendaftar lebih dari 100, kita juga ada assesment. Artinya BI sudah mendapatkan pilihan yang terbaik dan tinggal menyeleksi," terangnya.

Drs. Rohman Agus Pratomo juga menjelaskan bila dari tahap pendaftaran hingga seleksi berkas Beasiswa BI seluruhnya dilakukan secara daring menyesuaikan dengan kondisi pandemi _Coronavirus Disease 2019_ (Covid) yang masih berlangsung.

Bagi mahasiswa UNS yang pada tahun ini dinyatakan lolos, mereka akan mendapatkan berbagai fasilitas. Mulai dari pengetahuan mengenai bank sentral hingga kesempatan untuk meningkatkan kapasitas diri berupa gathering.

Nantinya, mereka juga akan tergabung bersama mahasiswa penerima Beasiswa BI dari berbagai perguruan tinggi dalam satu komunitas bernama Generasi Baru Indonesia (GenBI).* eko prasetyo - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya