Gerakan Pati Peduli, Mahasiwa UNS Bagikan Nasi Bungkus
KISUTA.com - Mahasiswa Univeritas Sebelas Maret (UNS) Surakarta ikut andil dalam gerakan berbagi nasi bungkus yang diadakan oleh komunitas Pati Peduli, di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Komunitas Pati Peduli terdiri dari pemuda mulai usia Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga usia 27 tahun. Komunitas ini mengajak pemuda Pati untuk berempati dan peduli pada sekitar.
Salah satu mahasiswa Program Studi (Prodi) Desain Interior Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) UNS, Irfan Nur Ikhsan mengatakan, sasaran dari program berbagi nasi adalah pekerja harian yang diutamakan sudah berusia lanjut seperti pemulung, pedagang kecil, pedagang keliling, petugas sampah, tukang becak, dan orang-orang terlantar yang berada di wilayah Kabupaten Pati. Irfan tak sendirian, bersama 17 tim nya, ia membagikan 85 bungkus nasi.
Irfan mengaku, ia merasa senang ketika dapat membantu orang lain dan mengenal orang-orang yang kurang mampu. Dengan begitu, rasa empatinya menjadi lebih terasah.
"Terkadang ditolak beberapa orang yang mau dikasih karena dicurigai negatif. Apalagi pas masa pandemi, ditakutkan makanannya gak steril," jelas Irfan, Rabu (24/6/2020).
Kegiatan berbagi nasi bungkus sudah terprogram selama 1 bulan sekali. Terdapat beberapa kegiatan yang berbeda pada setiap bulannya. Untuk kegiatan berbagi nasi bungkus, sudah berlangsung semenjak 5 tahun yang lalu yakni pada tahun 2015.
Menurut Irfan, membagikan makanan dapat melatih empati seseorang. "Teruntuk yang membagikan makanan bisa melatih empati kita dalam kehidupan sehingga kita bisa lebih peka dan tergerak membantu permasalahan yang ada semampu kita. Tentunya, ladang pahala dan ketemu orang-orang sefrekuensi di bidang sosial," ujar Irfan.
Irfan berharap, semakin banyak orang yang terbantu dengan adanya kegiatan berbagi nasi bungkus oleh komunitas Pati Peduli. Diharapkan pihak yang terlibat dalam mensukseskan kegiatan berbagi nasi bungkus ini bisa bertambah.
"Harapannya semoga semakin banyak yang terbantu dan membantu kegiatan ini," pungkas Irfan.* eko prasetyo - kisuta.com


