Selasa, 2 Juni 2026
Sastra & Humor

Unpad Produksi Alat "Rapid Test" yang Lebih Cepat dan Akurat Deteksi Penyakit

Jumat, 26 Juni 2020

KISUTA.com - Universitas Padjadjaran (Unpad) kembali berkontribusi dalam pencegahan pandemi virus corona (Covid-19) di Jawa Barat dengan memproduksi alat rapid test yang diklaim lebih cepat sekitar 20 menit dan akurat dalam mendeteksi penyakit.

Alat medis yang diproduksi para ilmuwan dari Fakultas Pusat Riset Bioteknologi Molekuler dan BionIformartika atau PRBMB Unpad tersebut dinamakan Deteksi Cepad.

Kepala PRBMB Unpad, Muhammad Yusuf, mengungkapkan alat rapid test terbaru ini bisa lebih cepat karena mendeteksi langsung antigen dari orang yang menunjukan gejala terinfeksi suatu penyakit dibanding alat rapid test konvensional yang mendeteksi antibodi.

"Kami di pusat riset mengembangkan rapid test untuk deteksi anti gen Covid-19. Kami lihat sebetulnya rapid test sangat membantu dalam penanganan wabah, jadi bisa menentukan penyakitnya itu sudah menyebar di mana saja dan ketika orang sudah menunjukkan gejala sakit bisa diprediksi penyebab penyakitanya apa," ucap Yusuf, di Gedung Sate, Kamis (25/6/2020).

Menurut Yusuf, dengan mendeteksi langsung antigen, alat rapid test yang diproduksi Unpad bisa lebih cepat dalam mendiagnosis penyakit pada tubuh seseorang.

"Sebelum ini yang tersedia itu baru deteksi antibody, kami pikir deteksi antibody juga proses sampling-nya relatif cepat. Tetapi ketika rapid test ini ingin digunakan untuk bisa memprediksi atau ketika orang sedang menunjukkan gejala sakit dengan deteksi antibody kemungkinan hasilnya akan nonreaktif, karena biasanya kemungkinan antibody-nya belum terbentuk sehingga kami berpikir untuk melengkapi rapid test yang sudah ada dengan deteksi antigen-nya," jelasnya.

Yusuf berharap, dengan lengkapnya paket rapid test ini, yang ada deteksi antibody dan deteksi antigen penanganan wabah Covid-19 ini bisa lebih baik ke depannya.

"Kita bersyukur dengan adanya wabah ini ada hikmahnya banyak sekali yang kemudian bergerak dari akademisi, industri yang sama-sama bergerak mengembangkan banyak inovasi untuk mengatasi masalah covid," kata Yusuf.* harie – kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya