New Normal, FSRD UNS Petakan Bahan Ajar dan Terapkan Magang Daring
Beberapa perusahaan dan galeri sudah menawarkan kerja sama magang daring, seperti bidang desain interior dan desain komunikasi visual, yang dapat dikerjakan jarak jauh.
KISUTA.com - Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menjadi salah satu fakultas yang harus mempersiapkan strategi untuk pembelajaran di masa New Normal. Pasalnya, sebagian besar pembelajaran di FSRD berupa Mata Kuliah (Matkul) praktik atau biasa disebut studio yang tentu terkendala dengan penerapan sistem perkuliahan daring.
Sebagaimana pemberitaan sebelumnya, Prof. Ahmad Yunus selaku Wakil Rektor Bidang Akademik UNS menjelaskan jika kalender akademik UNS pada semester gasal Agustus-Desember tetap berjalan. Namun, di masa New Normal tersebut, UNS akan mengutamakan proses perkuliahan dengan sistem daring hingga akhir semester atau sampai ada arahan lebih lanjut dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.
Oleh karena itu, Dekan FSRD UNS, Dr. Rahmanu Widayat, M.Sn menyampaikan bahwa FSRD kini tengah menyiapkan pembelajaran New Normal yang juga disesuaikan dengan kebutuhan fakultas.
"Kami sedang memetakan media pembelajaran yang tepat untuk setiap mata kuliah. Apakah cukup dengan powerpoint, e-book, video pembelajaran, ataukah media-media lain yang berbasis digital," jelas Dr. Rahmanu kepada wartawan, di Kampus UNS, jumat (26/6).
Ia menambahkan, terkait Matkul praktik diupayakan menggunakan video pembelajaran berupa video tutorial. "Ini yang sedang kami upayakan. Misal di studio lukis di Program Studi Seni Rupa Murni, perlu didesain video tutorial tentang teknik melukis di atas kanvas, pembuatan patung dan lainnya," imbuhnya.
Terkait magang mahasiswa, Dr. Rahmanu mengatakan bahwa magang tetap dapat dilakukan secara daring. Bahkan beberapa perusahaan dan galeri sudah menawarkan kerja sama magang daring tersebut, seperti bidang desain interior dan desain komunikasi visual, yang dapat dikerjakan jarak jauh.
Hal ini, tuturnya, tidak terlepas dari minat perusahaan untuk tetap bersinergi dengan perguruan tinggi dan memperoleh ide-ide segar dari mahasiswa yang merupakan generasi milenial. Perusahaan tidak ingin kehilangan kesempatan atau momentum mendapatkan bibit-bibit unggul yang bisa mendukung perusahaan di masa mendatang.
Selain rencana jangka pendek, di semester depan FSRD UNS juga sedang mempersiapkan rencana jangka panjang terkait kemungkinan diadakannya perkuliahan tatap muka saat kondisi sudah memungkinkan. Misal, terkait protokol kesehatan Covid-19, saat mahasiswa dari berbagai daerah datang ke UNS, tentunya tidak dapat langsung berkuliah dan perlu melakukan tes kesehatan terlebih dahulu.
"Maka, rencana jangka panjangnya, kami harus menyiasati dengan sistem blended learning. Kami petakan dari sekarang, Matkul yang sepenuhnya tatap muka dan Matkul apa yang bisa dikombinasi pelaksanaannya, yaitu dengan daring dan luring," kata Dr. Rahmanu.
FSRD UNS memiliki empat Prodi S1 (sarjana) dari rumpun seni murni, kriya, dan desain yang memiliki laboratorium atau studio masing-masing. Yakni, Prodi Seni Rupa Murni (minat Seni Lukis, Seni Patung, Grafis Murni, Keramik), Kriya Seni/Tekstil, Desain Komunikasi Visual (DKV), dan Desain Interior. Selain Prodi sarjana, FSRD juga memiliki satu Prodi Magister, yaitu S2 Magister Seni Rupa.
Mengakhiri perbincangan, Dr. Rahmanu berharap, di masa New Normal nanti, pembelajaran di empat Prodi sarjana dan satu Prodi magister tersebut berjalan dengan lancar. Ia pun berpesan agar sivitas akademika FSRD, khususnya mahasiswa tetap semangat berkarya dan berprestasi meski di tengah pandemi.* eko prasetyo - kisuta.com


