Selasa, 2 Juni 2026
Sosok Inspirasi

UTP dan MMF Tanda tangani Kerja Sama

Jumat, 17 Juli 2020
utp_2.jpg
IST.

KISUTA.com - Universitas Tunas Pembangunan (UTP) dan PT. Merpati Maintenance Facility (MMF) menandatangani kerja sama Pengembangan Pendidikan Teknologi Perawatan Pesawat (TPP), di Kampus UTP, Balekambang Solo, Jumat (17/7/2020).

Penandatangan dilakukan oleh Prof. Dr. Ir. Tresna Priyana Soemardi, SE, MS selaku Rektor Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta dan Ir. Rowin H Mangkoesoebroto MSAE selaku Direktur Utama PT. Merpati Maintenance Facility (MMF).

"Bidang Dirgantara merupakan representasi dari teknologi industri yang akan dikembangkan UTP dalam bidang S1 Teknik ke depan yaitu Teknik Dirgantara,Mesin, Elektro, Industri dan Informatika," ungkap Prof Tresna.

Rektor UTP mengemukakan MMF adalah suatu perusahaan yang mengelola perbengkelan pesawat udara yang mempunyai Aircraft Maintenance Organization (AMO) approval dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Melalui kerja sama ini, kata Prof Tresna, UTP memantapkan langkah awalnya dalam bidang dirgantara lebih spesifik lagi MRO, tahun 2021/2022 UTP akan memasuki langkah awalnya dalam Riset dan Pengembangan Kedirgantaraan dan mewujudkan entrepreneurship secara nyata dengan membangun Link Industry di bidang kedirgantaraan.

Lebih lanjut Prof Tresna yang dikenal sebagai Pakar Dirgantara UTP mengatakan, pergeseran GDP Dunia, ke Asia Pasifik dan ASEAN dan Australia diikuti dengan pergerakan manusia dan barang yng tinggi di kawasa tersebut, seperti dapat dilihat pertumbuhan MRO yang tinggi di kawasan tersebut.

"Ini adalah peluang yang sangat kondusif bagi UTP untuk memulai mengarustengahkan kedirgantaraan sebagai upaya mengarustengahkan teknologi industri dan ICT di UTP untuk dapat berperan dan semakin kuat dalam industri manufaktur nasional yang telah berevolusi ke 4.0 dan society 5.0," ujarnya.

Kita mengetahui pula bahwa pergeseran GDP Dunia, ke Asia Pasifik dan ASEAN dan Australia diikuti dengan pergerakan manusia dan barang yng tinggi di kawasa tersebut, seperti dapat dilihat pertumbuhan MRO yang tinggi di kawasan tersebut.

"Ini adalah peluang yang sangat kondusif bagi UTP untuk memulai mengarustengahkan kedirgantaraan sebagai upaya mengarustengahkan teknologi industri dan ICT di UTP untuk dapat berperan dan semakin kuat dalam industri manufaktur nasional yang telah berevolusi ke 4.0 dan society 5.0," tandasnya.* eko prasetyo - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya