Selasa, 2 Juni 2026
Sosok Inspirasi
Ikuti Pameran Poster Internasional di Spanyol

Desain Poster Karya Dosen FSRD ISI Surakarta Go Internasional

Senin, 3 Agustus 2020
poster.jpg
IST.
DUA dosen ISI Surakarta, Rendya Adi Kurniawan dan Basnendar Herry Prilosadoso, memegang desain poster karyanya yang diikutkan pameran poster internasional di Spanyol.*

KISUTA.com - Prestasi ini diraih oleh Rendya Adi Kurniawan, S,Sn., M.Sn dan Basnendar Herry Prilosadoso, S,Sn., M.Ds. Masing-masing 1 (satu) karya desain poster untuk mengikuti pameran yang diselenggarakan oleh The Official Graphic Designer's Association of Catalonia yang dipimpin oleh Prof. Jesús Del Hoyo Arjona di Catalunya, Spanyol, diselenggarakan dari 9 April sampai 20 Juni 2020 beberapa waktu yang lalu.

Asmoro Nurhadi Panindias, S.Sn., M.Sn, selaku Kaprodi DKV FSRD ISI Surakarta, menjelaskan bahwa prestasi yang diraih oleh dua dosen Prodi Desain Komunikasi Visual, FSRD ISI Surakarta ini sangat membanggakan di mana bisa menampilkan karya di level internasional meskipun dalam kondisi pandemi masih bisa berkarya. Selain itu, event ini dapat menjadikan jejaring, sekaligus promosi, dan menjalin kerjasama baik antar perguruan tinggi maupun peserta pameran di masa depan.

"Selain itu, dengan sering mengikuti event internasional akan dapat mengasah kompetensi dan kreativitas, serta mengikuti perkembangan desain poster di tingkat global," ungkap Asmoro kepada wartawan, di Solo, Senin (3/8/2020).

Asmoro mengatakan, pameran rutin yang diselenggarakan setiap tahun yaitu The International Poster Project "From the Trenches, One Day Less, One More Design" yang tahun ini bertemakan untuk menyikapi kondisi dunia yang sedang mengalami wabah pandemi berupa virus Covid-19, dimana para seniman, desainer, mahasiswa, dan kreator dari seluruh dunia dituntut untuk tetap kreatif melalui beragam karya dengan tema seputar solusi dan menyikapi virus tersebut.

Lebih lanjut Ia mengatakan, dua dosen Prodi Desain Komunikasi Visual, FSRD, ISI Surakarta yang untuk pertama kalinya ikut serta dan lolos kurasi untuk bisa memajang dalam gelaran tingkat internasional, lewat desain poster dari karya Rendya Adi Kurniawan yang berjudul "Be Positive Stay Positive" berisi pesan akan sifat terlalu paranoid terhadap virus bisa diolah menjadi karya yang merefleksikan diri tentang seberapa negatif diri kita melihat virus Corona ini dengan mengolah secara visual makanan yang dibuat seakan-akan menjadi semacam virus dan dari situ kita bisa melihat bagaimana reaksi audiens.

"Apakah bersikap secara negatif atau positif. Karya poster yang diolah software Adobe Photoshop tersebut juga disertai headline, "Be Positive Stay Positive", yang mengingatkan kita agar senantiasa bersikap positif dan selalu membawa dampak positif bagi sekitar kita," ujarnya.

Sedangkan, kata Asmoro, karya dari Basnendar Herry Prilosadoso dengan karya yang berjudul "Pandemic, We Are Not Panic" melalui software berbasis vector yang bermakna wabah pandemi Covid-19 yang melanda sebagian besar dunia membuat manusia lebih mudah beradaptasi dalam berbagai cara. Setiap manusia di bumi ini diberi alasan untuk menghadapi masalah. Semangat diwakili melalui visual dalam bentuk virus Covid-19 dikombinasikan dengan labirin, sebagai simbol dampak yang disebabkan oleh wabah, keinginan, dan harapan manusia untuk saling menghormati, kesetaraan, saling membantu dan bekerja sama seperti solusi untuk mengatasi virus Covid-19.

Menurut Kaprodi DKV FSRD ISI Surakarta, prestasi yang diraih oleh dua dosen Prodi Desain Komunikasi Visual, FSRD ISI Surakarta ini sangat membanggakan dimana bisa menampilkan karya di level internasional meskipun dalam kondisi pandemi masih bisa berkarya, selain itu event ini dapat menjadikan jejaring, sekaligus promosi, dan menjalin kerjasama baik antar perguruan tinggi maupun peserta pameran di masa depan.

Selain itu, dengan sering mengikuti event internasional akan dapat mengasah kompetensi dan kreativitas, serta mengikuti perkembangan desain poster di tingkat global.* eko prasetyo - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya