Senin, 1 Juni 2026
Sastra & Humor
Pakar Ekonomi UNS, Dr. Lukman Hakim

Pertumbuhan Ekonomi Minus 5,32%, Ini Sudah Masuk Praresesi

Kamis, 6 Agustus 2020
lukman.jpg
Ist.
PAKAR Ekonomi Universitas Sebelas Maret (UNS) Dr. Lukman Hakim.*

KISUTA.com - Pengumuman BPS di mana pertumbuhan ekonomi kuartal 2 minus 5,32% sudah diprediksi oleh kementerian keuangan dan para pakar ekonomi.

"Ini sudah masuk praresesi. Kendatipun akan benar-benar dianggap resesi jika dua kuartal berturut-turut pertumbuhan ekonomi minus," ungkap Pakar Ekonomi Universitas Sebelas Maret (UNS) Dr. Lukman Hakim di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNS, Solo, Kamis (6/8/2020).

Lukman mengatakan, kalau ada treatment yang jelas dari pemerintah kemungkinan pada kuartal 3 yang akan diumumkan sekitar oktober minusnya semakin kecil. Sehingga ancaman resesi akan berkurang. Treatmennya adalah memperkuat jaringan pengaman sosial dengan tujuan meningkatkan daya beli, sehingga akan mendorong konsumsi masyarakat.

Mengapa perhatian kita pada konsumsi? Menurut Ekonom UNS, karena pengumuman BPS yang menyatakan bahwa konsumsi minus 6,9%.

"Padahal kita tahu bahwa perekonomian kita selama ini digerakkan oleh konsumsi, manakala investasi dan ekspor impor melemah dewasa ini," jelas Lukman.* eko prasetyo - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya