Ajarkan Sistem Tanam Padi Hidroganik dan Tanam Sayur Polybag
KISUTA.com - Hidroganik adalah sistem budidaya tanaman yang memadukan sistem hidroponik dengan tanpa pupuk kimia, sangat cocok diaplikasikan di lahan pekarangan rumah yang terbatas.Dengan sistem pertanian hidroganik diharapkan bisa menarik para generasi muda untuk bertani secara modern.
"Peran mahasiswa sebagai kaum intelektual sangat diharapkan bisa berkiprah mendarma baktikan ilmu dan pengetahuannya kepada masyarakat. Di desa banyak sekali lahan kosong yang tidak produktif. Hal Ini menggugah pikiran kami untuk mencoba membuat hidroganik tanaman padi dipadu budidaya ikan nila, dengan memanfatkan potensi yang ada didesa, " ungkap Eko Susilo kepada wartawan, di Cilacap,Senin (17/8/2020).
Lebih lanjut, Eko Susilo, yang merupakan mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Slamet Riyadi (Unisri), Grup 34, dengan DPL, Dr. Sri Handayani, SPd, M.Hum ini, menjelaskan bahan untuk membuat rangka dan tatakan media tanam hidroganik dibuat dari bambu, sebagai pengganti pipa paralon yang harganya mahal.
Kegiatan dilakukan selama sepekan di pekarangan warga Dusun Cisagu RT 1 RW 7, Desa Penyarang, Sidareja, Cilacap.
Sementara itu, di Boyolali, KKN Unisri, Grup 27, Retno Ayu Soleha, dengan DPL, Drs. Siswanto, MSi, mengajak ibu-ibu rumah tangga di desa Klego, Pilangrejo, Juwangi, untuk belajar menanam sayuran sendiri agar kualitas dan keamanannya lebih terjamin.
Edukasi dilakukan dari rumah ke rumah.kepada ibu-ibu rumah tangga tentang bagaimana cara menanam, merawat & memanen sayuran menggunakan media polybag.
" Dalam edukasi ini kami juga memberikan polybag dan benih sayuran. Polybag menjadi pilihan untuk menanam karena perawatan dan pemeliharaannya lebih mudah. Juga bisa ditaruh di pekarangan rumah, sehingga ibu rumah tangga tidak memerlukan banyak waktu untuk pergi ke kebun " ungkapnya.
Sementara itu peserta KKN Grup 08, mahasiswi Fakultas Hukum, Deni Ayu Murbaningsih, Grup 08, dengan DPL, Drs. Suharno, MM, AK, yang berdomisili di desa Kedungharjo, Kecamatan Mantingan, Ngawi, menyelenggarakan edukasi perlindungan hukum bagi perempuan bersama ibu-ibu senam PKK mingguan, di Salah satu rumah warga.* eko prasetyo - kisuta.com


