Prodi HI FISIP UNS Hadirkan Akademisi Muda dari Negara Anggota ASEAN
KISUTA.com - Pusat Studi ASEAN (PSA) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berkolaborasi dengan Program Studi (Prodi) Hubungan Internasional (HI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNS menyelenggarakan webinar untuk memperingati hari jadi ASEAN yang ke-53 dan International Youth Day. Webinar ini diselenggarakan dengan mengusung tema "Perspektif Akademisi Muda terhadap ASEAN" dan menghadirkan perwakilan akademisi muda dari negara anggota ASEAN yang menempuh pendidikan di UNS.
Perwakilan akademisi muda yang dihadirkan sebagai pembicara dalam webinar ini adalah dr. Yuzana Maung dari Myanmar yang merupakan mahasiswa S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat UNS, Muhammad Danish dari Malaysia yang juga sebagai mahasiswa S1 Teknik Elektro UNS dan Nguyen Thanh Dat mahasiswa Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) UNS dari Vietnam. Sedangkan pembicara dari Indonesia diwakilkan oleh Femri Resdifianti dari Prodi HI FISIP UNS. Moderator yang dipilih dalam webinar ini adalah mahasiswa Prodi HI FISIP UNS, Mutiara Firsty Linggar Nagisa, yang merupakan bagian dari generasi muda ASEAN.
Webinar ini dilangsungkan, Sabtu (22/8) melalui aplikasi Google Meet. Acara webinar dimulai dengan sambutan hangat dari pembawa acara yang kemudian disusul dengan sambutan dari Septyanto Galan Prakoso, S.IP., M.Sc selaku Ketua Panitia dan juga sebagai perwakilan PSA UNS.
Bagian terpenting dari webinar yang diselenggarakan oleh PSA UNS dalam kolaborasi dengan Prodi HI FISIP UNS ini adalah bahwa generasi muda ASEAN harus menjadi generasi yang tangguh dan inovatif ditengah kondisi dunia saat ini. "Generasi muda harus lebih baik dari pendahulunya dalam mewujudkan ASEAN sebagai sebuah keluarga besar dan bukan hanya sebagai kerja sama bisnis antar negara," terang Septyanto.
Para pembicara dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa generasi muda dapat berkontribusi dalam proses integrasi ASEAN yang mana tidak hanya pada sektor ekonomi dan politik-keamanan, akan tetapi juga meliputi _people-to-people_. Hal tersebut dapat dilaksanakan melalui partisipasi aktif dan positif generasi muda dalam kerja sama penelitian atau pertukaran pelajar antara negara anggota ASEAN.* eko prasetyo - kisuta.com


