Selasa, 2 Juni 2026
Sosok Inspirasi

Peran Alumni dalam Mendukung UNS Menuju PTNBH

Rabu, 26 Agustus 2020
ika_4.jpg
Ist.

KISUTA.com - Alumni Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta memberikan komentarnya terkait Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menuju Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) pada Wedangan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UNS. Dengan dihadiri oleh Rektor UNS, Prof. Jamal Wiwoho, para alumni menyampaikan pendapatnya terkait dengan UNS menuju PTNBH.

Salah seorang alumni UNS, Dr. Soeprayitno menyampaikan peluang dan tantangan yang akan dihadapi UNS menuju PTNBH. Pro dan kontra terkait dengan status PTNBH nantiya akan selalu ada, namun bagaimana cara UNS bisa menyikapinya dengan baik. Status baru ini memiliki tujuan jangka panjang yang diharapkan mampu membawa UNS masuk menjadi World Class University dengan peringkat yang tinggi. Bisa dikatakan ini merupakan kesempatan bagi UNS untuk bisa berkembang lebih baik lagi.

"Meskipun nanti kita sudah PTNBH, kita harus tetap humble, ya kita harus sederhana, hebat, luas, kuat besar dan bermanfaat. Karena sederhana itu sikapnya saja," saran Dr. Soeprayitno, Rabu (26/8/2020).

Sementara itu, alumni Fakultas Ekonomi UNS (Sekarang FEB), Drs. Harijanto menyampaikan potensi bisnis yang dimiliki UNS sebagai persiapan menuju PTNBH. Menurut beliau, di Indonesia sektor agrikultur dan e-commerce menjadi potensi utama yang akan menjadi prioritas hingga tahun depan. Eleven Three bisa menjadi trobosan UNS untuk mengembangkan bisnis nonakademik.

"UNS memiliki aset yang sangat besar, hanya saja bagaimana kita mengolah ini menjadi aset yang produktif," ujar Harjianto yang saat ini menjabat sebagai Ketua Bidang Ketenagakerjaan & Jamsos DPN Apindo.

Menurut beliau untuk mengembangkan aset tersebut diperlukan modal untuk mewujudkannya. Wakaf yang sebelumnya disebutkan oleh Wakil Rektor bidang Perencanaan dan Kerja Sama, Prof. Sajidan, bisa dikembangkan untuk mendukung modal. Potensi pasar bagi pengembangan bisnis nonakademik UNS cukup besar salah satunya melihat dari jumlah mahasiswa aktif dan alumni UNS.

"Jadi PTNBH akan berhasil kalau kontribusi alumni harus konsisten dan sesuai dengan arah bisnis dari UNS itu sendiri," imbuh Harjianto.

Namun perlu dilakukan evaluasi perencanaan bisnis, melihat kondisi pandemi yang saat ini terjadi. Penyesuaian perlu dilakukan sembari melihat perkembangan minat dari konsumen di masa yang akan datang. Dukungan berupa pemikiran, penggalangan dana serta kontribusi lain berperan penting untuk mengembangkan bisnis nonakademik yang akan diwujudkan ini.

Berkaca dari perguruan tinggi lain, saran untuk mengembangkan kerja sama dengan industri yang melibatkan peran mahasiswa maupun dosen juga disampaikan oleh Ketua IKA UNS, Ir. Budi Harto. UNS harus lebih berani lagi dalam membuka peluang-peluang bersama dengan perusahan-perusahaan. "Selain berkaca dari perguruan tinggi lain, perlu adanya inovasi yang juga dikembangkan," ujar Budi Harto.* eko prasetyo - kisuta.com


KATA KUNCI

BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya