MIPAnet School UNS 2020 Dorong Mahasiswa Bersikap Arif terhadap Pemanfaatan Energi
KISUTA.com - Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar MIPAnet School untuk yang pertama kalinya secara daring bertajuk "Inovasi Energi Terbarukan Berbasis Riset yang Berkelanjutan" pada 10-14 Agustus 2020 kemarin.
Acara yang bekerja sama dengan Jaringan Kerjasama Nasional Lembaga Pendidikan Tinggi Bidang MIPA (MIPAnet) tersebut bertujuan untuk mendorong mahasiswa dapat bersikap arif terhadap pemanfaatan energi dan berpikir inovatif kreatif dalam upaya pengelolaan sumber energi.
Selain itu, FMIPA UNS melalui MIPAnet School juga ingin memberikan dasar pemahaman tentang energi terbarukan, yang meliputi jenis-jenis energi terbarukan, proses pembuatan, metode analisis, dan perkembangan riset sampai saat ini kepada mahasiswa.
Dalam sambutannya, Dekan FMIPA UNS, Harjana, Ph.D, mengatakan berbagai materi pembelajaran telah disiapkan oleh penyelenggara MIPAnet School. Ia menjelaskan MIPAnet School UNS 2020 telah dirancang dengan durasi waktu dan kedalaman materi yang setara dengan Mata Kuliah (Makul) berbobot 2 SKS.
"Perkuliahan diatur setara dengan 14 kali tatap muka dan 2 kali uji kompetensi. Pada tahap penilaian akhir juga memperhitungkan tugas terstruktur dan keaktifan peserta selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan MIPAnet School," terang Harjana dalam keterangan resmi kepada wartawan, Rabu (26/8/2020).
Sementara itu, Prof. Venty Suryanti selaku penanggung jawab acara, mengatakan MIPAnet School UNS 2020 diikuti oleh 274 peserta dari 19 perguruan tinggi, seperti dari Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Hasanuddin dan Universitas Negeri Malang.
"Rincian peserta adalah 87 perserta dari UNS dan 187 peserta dari luar UNS yang datang dari perguruan tinggi di seluruh Indonesia," ujar Prof. Venty Suryanti.
Pada hari pertama hingga hari ketiga, MIPAnet School mengundang sejumlah pemateri untuk menyampaikan materi seputar biofuel, biodiesel, bioethanol, biogas, baterai, fuelcell dan teknologi pengolahan limbah menjadi sumber energi.
Pemateri yang dihadirkan dalam sesi tersebut diantaranya Dr. Khoirina Dwi Nugrahaningtyas, M.Si., Dr. IF Nurcahyo, M.Si dan Dr. Fitria Rahmawati, M.Si., Prof. Dr. Ivandini Tribidasari Anggraningrum, S.Si., M.Si dari Departeman Kimia Fakultas MIPA Universitas Indonesia (UI) dan Dr. Dipl. Ing. Muhammad Abdul Kholiq, M.Sc dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).
Pada hari keempat, materi yang diberikan kepada peserta meliputi progres dan pengembangan riset solar sel organik, teknologi tepat guna energi ramah lingkungan, dan inovasi bioenergi ramah lingkungan dengan pemateri Dr. Agus Supriyanto, M.Si. dan Dr. Eng. Risa Suryana dari Program Studi (Prodi) Fisika FMIPA UNS, Dr. Prabang Setyono dari Prodi Lingkungan FMIPA UNS, dan Dr. Edwi Mahajoene, M.Si.
Sedangkan pada hari terakhir, materi difokuskan pada riset bidang matematika yang mendukung inovasi energi baru terbarukan yang disampaikan oleh Dr. Siswanto dan Dr. Sutanto dari Prodi Matematika FMIPA UNS, dan Prof. Basuki Widodo dari Departemen Matematika, Fakultas Sains dan Analitika Data, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.* eko prasetyo - kisuta.com


