Selasa, 2 Juni 2026
Sosok Inspirasi

Pakar Komunikasi UNS, Dr. Andre Rahmanto: Medsos dan Jurnalisme Warga Penting bagi Reputasi Perguruan Tinggi

Selasa, 13 Oktober 2020
cj.jpg
Ist.

KISUTA.com - Pakar komunikasi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Dr. Andre Rahmanto, mengatakan peran media sosial (Medsos) dan jurnalisme warga mampu membentuk citra atau branding yang baik bagi perguruan tinggi. Hal tersebut disampaikannya dalam acara `Sindo Goes to Campu`s (SGtC), Selasa (13/10/2020) siang.

Dalam SGtC bertajuk `Peran Sosial Media dan Citizen Journalism terhadap Branding Universitas di Masa Pandemi` yang digelar melalui Zoom Cloud Meeting dan disiarkan melalui kanal Youtube resmi, Dr. Andre Rahmanto, menyampaikan rasa keingintahuan seseorang akan sebuah perguruan tinggi harus didukung dengan fakta yang ada.

“Saat seseorang berekspetasi maka dengan experience-nya yang dialami harus sama. Kalau ekspetasi dan yang dialami itu jauh maka akan muncul reputation gap,” ujar Dr. Andre Rahmanto.

Reputasi yang baik dari sebuah perguruan tinggi, disebut Dr. Andre Rahmanto, dapat membuka peluang terjalinnya kerja sama. Sebab, banyak pihak atau individu menjadi percaya dengan perguruan tinggi tersebut. Selain itu, reputasi yang baik membuat dosen, Tenaga Kependidikan (Tendik), termasuk mahasiswa memiliki rasa bangga terhadap perguruan tingginya.

Di hadapan peserta SGtC, ia menyampaikan sejumlah alasan mengapa reputasi dari sebuah perguruan tinggi penting. Diantaranya, mempermudah akses pendanaan dan kerja sama, meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa dan alumni, meningkatkan kepercayaan dunia kerja, dan menarik top quality student.

Kemampuan untuk menarik calon mahasiswa yang berkualitas, dicontohkan Dr. Andre Rahmanto pada saat proses Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Ia mengatakan reputasi baik yang terus dibangun UNS sejak lama, mampu menarik calon mahasiswa untuk menjadikan UNS sebagai kampus impian dan menempatkan UNS pada pilihan pertama.

“Misal di SBMPTN akan punya kemungkinan menarik student dengan kualitas terbaik. Tapi, ini relatif karena banyak universitas ada juga yang menarik mahasiswa dengan kemampuan ekonomi yang baik,” lanjutnya.

Ia menambahkan ditengah pandemi Covid-19, juga dapat dimanfaatkan perguruan tinggi untuk membangun reputasi baik. Sejumlah isu yang dapat dijadikan perhatian, diantaranya kesiapan kuliah daring, pembayaran uang kuliah, implementasi protokol kesehatan, riset tentang Covid-19, termasuk kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat.

Dalam kaitannya dengan kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat, UNS telah mewujudkan hal ini selama masa pandemi Covid-19 dengan menciptakan ventilator pernapasan yang digunakan untuk perawatan pasien Covid-19 di Rumah Sakit (RS) UNS.

Selain itu, Dr. Andre Rahmanto, juga mengingatkan pentingnya peran citizen journalism atau jurnalisme warga. Dengan keberadaan dan akses yang luas masyarakat terhadap media sosial, dapat mendongkrak reputasi baik dari perguruan tinggi.

Setiap orang, termasuk mahasiswa, disebut Dr. Andre mampu menjadi “jurnalis”. Alasannya, di jaman yang serba modern ini, setiap orang didukung dengan kemudahan teknologi internet dan gawai yang mampu menciptakan multiplicity-poly-centrality dan interactivity-participation.

Hal ini juga didukung dengan keberadaan mahasiswa yang menjadi influencer. Keberadaan influencer di berbagai platform medsos dapat membawa reputasi baik bagi perguruan tinggi. Misalnya saja dengan membuat konten tips and trick maupun membagikan informasi penting.

“Selain influencer, ada berbagai konten citizen journalism lainnya. bisa berupa berita, feature, opini atau gagasan, tulisan ringan, termasuk tips dan tutorial,” ujar Dr. Andre.* eko prasetyo - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya