Memasuki Musim Hujan, Warga Diminta Waspadai Peningkatan Kasus Covid-19
KISUTA.com - Memasuki musim penghujan, masyarakat diminta mewaspadai potensi peningkatan jumlah kasus Covid-19. Di musim penghujan biasanya sistem imun tubuh seseorang cenderung menurun sehingga lebih mudah terserang penyakit, termasuk Covid-19. Meski begitu, masyarakat juga diimbau untuk tidak cemas berlebihan sebab justru malah dapat memicu gangguan psikologis yang disebut dengan psikosomatis.
Hal tersebut disampaikan oleh Dosen Ilmu Keperawatan Universitas Sahid (Usahid) Surakarta, Widiyanto, serta Psikolog dari Usahid Surakarta, Anniez Rachmawati Musslifah melalui telpon seluler di Solo, Minggu (1/11/2020).
Kaitan musim hujan dengan Covid ditegaskan Widiyanto sangat erat. Masyarakat memiliki peran besar dalam membantu pemerintah untuk mengurangi angka yang disebabkan oleh virus baru ini. "Masyarakat harus sadar bencana. Pemerintah juga tidak boleh lelah untuk terus mengedukasi masyarakat agar terlibat dalam penanggulangan Covid di wilayah masing-masing," ujar Widiyanto.
Hal yang dapat dilakukan dan terus digalakkan menurut lulusan Undip dan UGM itu adalah melalui kegiatan gotong royong. Meski mungkin dianggap sepele namun kegiatan dalam bentuk bersih-bersih lingkungan diyakini cukup efektif dalam membantu mengurangi peningkatan kasus penyakit.
“Misalnya membersihkan saluran air dari sampah agar aliran air lancar , kemudian juga tidak membuang sampah sembarangan. Kalau semua anggota masyarakat sadar dan tertib, saya yakin kita bisa melewati masa-masa ini dengan baik. Genangan air akibat sampah, perilaku hidup tidak baik pada akhirnya justru kembali ke manusianya sendiri. Misalnya akibat genangan yang dipicu dari sampah. Itu bisa menjadi sarang peyakit leptospirosis, akibat bakteri pada urin tikus. Jika tidak ditangani dengan baik bisa menyebabkan kematian. Maka, mari kita lindungi diri kita dengan turut memerhatikan kesehatan diri dan lingkungan,” tegas Widi.
Mengimplementasikan 3M (Memakai masker dengan benar, Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta, Menjaga jarak) juga menjadi upaya yang dapat dilakukan. Selain itu, meningkatkan imunitas menjadi wajib hukumnya bagi masyarakat pada musim sekarang ini. Meningkatkan imunitas bisa dilakukan dengan cara menjaga kebersihan diri, mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, berolahraga minimal 3 kali dalam seminggu serta mengkonsumsi vitamin/suplemen tambahan sesuai kebutuhan tubuh.
Anniez menambahkan, waspada akan peningkatan kasus Covid-19 sehubungan dengan datangnya musim hujan memang sangat penting. Hanya saja, warga juga diimbau untuk tidak cemas terlalu berlebihan. Kekhawatiran berlebih terhadap suatu penyakit justru dapat memunculkan gangguan psikologis yang disebut dengan Psikosomatis.
Psikomatis muncul dalam merasakan sakit fisik seperti halnya dialami penderita covid-19. Dosen, psikolog, yang juga tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dari Himpunan Psikolog Indonesia (HIMPSI) ini menjelaskan jika kecemasan berlebih justru akan menurunkan sistem kekebalan tubuh yang pada akhirnya memunculkan persoalan baik dalam bentuk kesehatan fisik maupun kesehatan jiwa.
Kasus yang pernah ditangani pihaknya adalah adanya adanya pasien yang datang dengan keluhan fisik seperti leher tercekat, nafas yang tersengal layaknya pasien yang mengalami gejala covid 19. Akan tetapi ketika diperiksa dokter, hal tersebut tidak benar. Rasa sakit yang dirasakan tersebut tidak nyata secara fisik. Bentuk lain kecemasan yang dialami klien adalah ketika selesai keluar dari rumah padahal telah menerapkan protokol kesehatan namun tetap mengalami gejala sakit layaknya penderita Covid.
“ Setelah dari keluar rumah, baju telah direndam dengan air hangat, mandi keramas, dan sebagainya. Namun malam harinya justru badan meriang, hidung mampet, padahal secara fisik tidak ada apa-apa,” tambah Anniez.
Berdasarkan pada kasus-kasus yang ditangani pihaknya, Anniez menegaskan jika pikiran seseorang akan sangat mempengaruhi ketahanan atau kondisi fisik. “Kita memang diharuskan waspada, akan tetapi dalam porsi yang tepat” pungkasnya.* Eko Prasetyo - kisuta.com


