Selasa, 2 Juni 2026
Sosok Inspirasi

Pusdemtanas UNS Gelar Webinar Ketahanan Ekonomi di Masa Pandemi

Sabtu, 7 November 2020
abinar.jpg
Humas UNS

KISUTA.com – Pusat Studi Demokrasi dan Ketahanan Nasional (Pusdemtanas) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar Webinar dalam rangka memperingati Hari Pahlawan tahun 2020.

“Kali ini mengambil tema Mewujudkan Ketahanan Ekonomi Sektor Riil di Masa Pandemi,” ungkap Ketua Pusdemtanas LPPM UNS Dr. Sunny Ummul Firdaus kepada wartawan, di Kampus UNS, Solo, Sabtu (7/11/2020).

Lebih lanjut Sunny mengemukakan dampak wabah virus corona merugikan berbagai sektor baik kesehatan, pendidikan maupun perekonomian. Sejak penetapan WHO terkait dengan pandemi COVID-19, dunia usaha mulai melemah dan perekonomian turun drastis. “Hal tersebut diperparah dengan adanya pembatasan aktivitas masyarakat yang berimbas pada perekonomian,” ungkapnya.

Dampak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tersebut, menurut Sunny, dituunjukan dengan Laporan Badan Pusat Statistik (BPS) pada bulan Agustus menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2020 minus 5,32 persen. Sebelumnya, pada kuartal I 2020, BPS melaporkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya tumbuh sebesar 2,97 persen, turun jauh dari pertumbuhan sebesar 5,02 persen pada periode yang sama 2019 lalu.

Selain itu, PSBB menyebabkan menurunnya produktivitas kerja sektor informal (UMKM) yang bergerak di sektor pangan, sehingga menurunkan daya beli masyarakat. “Sinergi yang baik antara pemerintah, masyarakat, akademisi dan seluruh stakeholder untuk menjaga kestabilan pemenuhan kebutuhan pangan dan rantai pasokan bahan pangan sangatlah diperlukan,” ungkap Ketua Pusdemtanas LPPM UNS.

Sejumlah narasumber tampil, diantaranya Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Jawa Tengah I Fanny Rifqy El Fuad dan dosen Fakultas Hukum UNS Dr. Munawar Kholil, SH, M.Hum serta Pengusaha Sandiaga Uno, BA, MBA.

Fanny mengatakan Pasar Modal adalah cerminan dari kondisi ekonomi sebuah negara. Apabila ekonomi sebuah negara terjadi masalah, maka dengan adanya pandemi ini sangat berpengaruh terhadap kondisi perekonomian kita.

“Pandemi ini memberi dampak terhadap supply maupun demand. Bagaimana peran pasar modal dalam mempertahanan ekonomi agar bisa pulih maka musti memberikan peluang kepada perusahaan agar mendapatkan peluang atau mendapatkan pembiayaan melalui pasar modal. Dan memberi masyarakat untuk berinvestasi melalui pasar modal. Pasar modal pada dasarnya merupakan mak comblang, baik mereka yang memiliki kelebihan dana dengan membutuhkan dana,” jelas Fanny.* Eko Prasetyo - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya