Kasus Covid-19 pada Anak di Solo Tertular Orang Dewasa
KISUTA.com – Dua bulan belakangan ini antara bulan September – Oktobober 2020, sebagian besar kasus covid-19 pada anak di Solo sebagian tertular dari orang dewasa. “Selama dua bulan ini tercatat ada 62 kasus di kota Solo terjadi pada anak,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, dr. Siti Wahyuningsih kepada wartawan, di Solo, Sabtu (28/11/2020).
Siti mengemukakan, sebagian besar kasus pada anak umumnya diindifikasi dari contact tracing anggota keluarga yang lebih dewasa. Meskipun tidak menutup kemungkinan anak-anak tersebut tertular saat beraktivitas di luar rumah.
Namun demikian, kata Ning panggilan akrab Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo saat ini mulai memperketat batas usia anak yang boleh berkunjung ke pasar, pusat perbelanjaan dan tempat wisata menjadi 15 tahun, sejak Kamis (26/11) lalu. “Padahal aturannya umum 5 tahun. Selain itu, bisa saja mereka tertular saat ketemu orang di luar rumah,” ujarnya.
Siti yang juga Sekretaris Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Solo itu mengakui peningkatan aktivitas anak di luar rumah. “Yang namanya anak kecil kan belum bisa sepenuhnya ngerti apa itu jaga jarak. Disuruh pakai masker juga kadang-kadang susah. Kalau tidak bisa menjaga protokol kesehatan ya tentu saja risiko tertularnya tinggi,” katanya.
Lebih lanjut Ia mengungkapkan, hampir semua kasus Covid-19 pada anak di Solo tidak bergejala atau asimtomatik. Meski demikian, anak-anak tersebut berisiko menularkan Virus SARS-CoV-2 kepada orang dewasa di lingkungan rumahnya. “Anaknya mungkin nggak apa-apa, nggak merasakan keluhan. Tapi kalau terus di rumah digendong eyangnya, ini yang berbahaya,” katanya.* Eko Prasetyo - kisuta.com


