Tingkatkan Kemampuan Berbicara Mahasiswa, UNS Gelar Webinar Public Speaking Tips & Tricks
KISUTA.com - Biro Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengadakan Webinar Public Speaking Tips & Tricks. Kegiatan yang diikuti oleh 70 mahasiswa tersebut dilakukan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting dan siaran langsung melalui kanal Youtube pada Jumat-Sabtu (11-12/12/2020). Biro Mawa UNS menghadirkan pakar-pakar dalam bidang public speaking antara lain Dr. Intan Novela Qurrotul Aini, Dr. Sunny Ummul Firdaus, Rafika Nur Kusumawati, M.A., dan dr. R. Prihandjojo Andri Putranto.
Acara ini dibuka dengan sambutan yang diberikan oleh Drs. Rohman Agus Pratomo mewakili Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS. Drs. Rohman Agus Pratomo atau yang kerap disapa Tomy menyampaikan bahwa kegiatan public speaking sangat penting dan perlu untuk masyarakat pada umumnya dan untuk mahasiswa UNS pada khususnya yang ingin meningkatkan kemampuan berbicara di hadapan publik.
“Kami biro mahasiswa dan alumni akan terus mendorong mahasiswa UNS agar berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Salah satu cara atau model untuk sampai ke sana adalah menyiapkan mahasiswa agar mampu berbicara secara bagus, meyakinkan, dan pede di level nasional maupun internasional,” ungkapnya saat memberikan sambutan.
Narasumber pertama, yaitu Dr. Intan Novela Qurrotul Aini memaparkan tentang tips dan trik public speaking. “Semakin terampil seseorang berbicara akan semakin menunjukkan kualitas kecerdasaan dan intelektualitas dirinya,” ujar Dr. Intan.
Adapun tips dan trik yang disampaikan meliputi keberanian untuk berbicara, sistematis, dan berpengaruh. Keberanian dalam berbicara dapat dilatih dengan cara melakukan persiapan, percaya diri, dan berlatih berbicara.
Narasumber kedua, yaitu dr. R Prihandjojo Andri Putranto memaparkan tentang desain sebuah kegiatan public speaking. Perbedaan dari berbicara dengan berkata yaitu terletak pada responsnya, berbicara memerlukan respons baik secara perilaku maupun mindset, sedangkan berkata tidak memerlukan respons.
"Berbicara harus bersifat sistematis, menghujam, dan memberi energi. Adapun desain public speaking terdapat lima poin, di antaranya yaitu menetapkan tujuan, audience, persiapan materi, penampilan dan sarana prasarana," terangnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Rafika Nur Kusumawati, M.A. berbicara di hadapan orang banyak harus menyesuaikan audience agar apa yang disampaikan dapat terserap lebih mudah.
Kemudian narasumber terakhir yaitu Dr. Sunny Ummul Firdaus menyampaikan tentang materi debat dalam teori dan praktik. Dr. Sunny menjelaskan bahwa debat merupakan aktivitas untuk membahas sesuatu dan mempertahankan pendapat. Dalam debat terdapat pembahasan dan pertukaran pendapat mengenai suatu hal dengan saling memberi alasan untuk mempertahankan pendapat masing-masing.
"Adapun tujuan debat adalah untuk menyampaikan dan mempertahankan argumen. Argumen yang berkualitas, disampaikan berdasarkan fakta, bukti, dan pola pikir yang logis. Ada beberapa tips debat, di antaranya yaitu berpikir layaknya seorang juri debat, selalu berpikir komparatif, bertindak layaknya seorang pemenang, jangan terlena dengan argumen sendiri, bekerja sebagai tim, buat lawan menjawab pertanyaannya sendiri," ujarnya.
Setelah webinar selesai, seluruh peserta yang mengikuti webinar wajib mengunggah video praktik public speaking di Youtube. Pada hari kedua, para pembicara memberikan review atau masukan kepada seluruh peserta agar apa yang sudah dipraktikan menjadi lebih baik lagi. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh peserta lebih berani dan terampil saat berbicara di depan umum.* Eko Prasetyo - kisuta.com


