Senin, 1 Juni 2026
Sastra & Humor

Peringati Tahun Baru Imlek, Confucius Institute UNS Gelar Perayaan Secara Terbatas

Jumat, 12 Februari 2021
amlek1.jpg
Humas UNS

KISUTA.com – Confucius Institute (CI) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta memperingati datangnya Tahun Baru Imlek 2572 Kongzili dengan menggelar perayaan secara sederhana bertempat di Gedung I Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UNS, Kamis (11/2/2021). Dalam acara ini, CI mengundang tamu secara terbatas.

Tamu yang hadir diantaranya adalah Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Prof. Ahmad Yunus, Dekan FIB, Prof. Warto, Wakil Dekan SDM, Keuangan, dan Logistik FIB UNS, Dr. Henry Yustanto, Wakil Dekan Akademik, Riset, dan Kemahasiswaan FIB UNS, Prof. Tri Wiratno, dan Wakil Dekan Perencanaan, Kerjasama, Bisnis dan Informasi FIB UNS, Prof. Wakit.

Selain itu, turut hadir pula Kepala Pusat Bahasa Mandarin (PBM) UNS, Stephanie Phanata, B. Ed., MTCSOL, dosen, dan tenaga kependidikan di lingkup Program Studi (Prodi) D-3 Bahasa Mandarin Sekolah Vokasi (SV) UNS.

Jalannya acara dibuka langsung oleh Prof. Ahmad Yunus mewakili Rektor UNS, Prof. Jamal Wiwoho. Ia mengatakan perayaan sederhana menyambut Tahun Baru Imlek tahun ini dapat menjadi kesempatan untuk menumbuhkan semangat baru dan merajut kebersamaan diantara sesama anak bangsa.

"Tahun Baru Imlek merupakan momentum yang tepat bagi masyarakat kita untuk melakukan intropeksi diri dan refleksi akan menghayati adanya kebersamaan dan perdamaian," ujarnya.

Ia mengatakan dengan adanya pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia, perayaan Tahun Baru Imlek 2021 harus dimaknai sebagai energi positif, semangat, dan dukungan moril oleh masyarakat agar dapat bangkit dari kondisi yang serba sulit ini.

Di hadapan Kepala PBM UNS, dosen, dan tendik di lingkup Prodi D-3 Bahasa Mandarin SV UNS, Prof. Ahmad Yunus juga mengungkapkan keseriusan UNS dalam mengembangkan CI.

Ia mengatakan UNS sebagai institusi pendidikan sudah sepantasnya berbangga dan bersyukur dipercaya untuk mendirikan CI. CI UNS yang diresmikan pada 11 Maret 2019, merupakan hasil kerja sama antara UNS dengan Xihua University dan Hanban.

"Kita akan kembangkan terus CI di UNS. Saya katakan tidak semua PTN besar dipercaya sebagai penyelenggara dan pengembangan kerja sama dengan CI," tutur Prof. Ahmad Yunus.

Dalam kesempatan ini, Dekan FIB UNS, Prof. Warto, juga menyinggung rencana pengembangan Prodi S-1 Bahasa Mandarin. Ia menyebut rencana tersebut merupakan harapan dari mahasiswa dan lulusan Prodi D-3 Bahasa Mandarin SV UNS.

Selain itu, Prof. Warto juga mengapresiasi jalannya perayaan Tahun Baru Imlek 2021 yang digelar oleh CI UNS. Ia mengatakan keberadaan CI di UNS sangat penting karena merupakan bagian untuk menjawab tantangan budaya menghadapi era globalisasi dan masyarakat 5.0.

"Bagian untuk merawat proses-proses budaya yang sudah berabad-abad dalam rangka menatap globalisasi, sebab orang (red: di jaman sekarang) cenderung hidup semakin individualis," ungkap Prof.Warto.

Ia menambahkan, dengan keberadaan CI di UNS juga dapat menjembatani budaya Jawa dengan budaya Tionghoa yang sudah berabad-abad hidup berdampingan di tengah masyarakat.

"CI adalah jembatan untuk menghubungkan dua budaya besar, yaitu Tiongkok dan Indonesia. Lebih-lebih di jantung budaya Jawa. CI di Surakarta sangat penting peranananya oleh karena itu mohon dukungannya untuk pengembangan CI kedepan," imbuh Prof. Warto.

Selama perayaan Tahun Baru Imlek, CI menyajikan sejumlah acara menarik bagi tamu undangan. Seperti, tari payung dan tata cara minum teh Tiongkok yang ditunjukkan langsung oleh mahasiswa Prodi D-3 Bahasa Mandarin SV UNS.

Selain itu, CI UNS juga membagikan sejumlah kupon di dalam angpao yang berisi uang dan hadiah menarik dan membagikan berbagai jenis dimsum secara gratis.* Eko Prasetyo - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya