Senin, 1 Juni 2026
Sastra & Humor

Walikota Solo Tidak Akan Memaksa Siswa PTM

Kamis, 25 Maret 2021
gib.jpg
Humas Pemkot Solo
WALIKOTA Solo, Gibran Rakabuming Raka.*

KISUTA.com - Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka menyatakan dia tidak akan memaksa siswa untuk mengingikuti pembebelajaran tatap muka (PTM). Pernyataan terkait persoalan rendahnya partisipasi siswa SMP mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) di Solo. Ia menegaskan, tidak akan memaksa siswa untuk mengikuti pembelajaran tatap muka.

“Kita tetap memfasilitasi siswa yang mau belajar dari rumah. Kalau orang tua keberatan anaknya ikuti pembelajaran tatap muka, kita tidak akan memaksa,” ujar Gibran, saat bertemu wartawan di Balaikota Solo, Kamis (25/3/2021).

Ia memastikan kelengkapan infrastruktur di sekolah untuk memfasilitasi siswa yang masih tetap mau belajar dari rumah. Selain itu, bagi siswa yang belajar tatap muka, sarana dan prasarana (Sarpras) protokol kesehatan juga sudah dilengkapi, seperti tempat cuci tangan, masker, dan face shield.

“Masuk sekolah itu atas izin dari orang tua. Kalau orang tua tidak mengizinkan, kita tidak memaksa,” kata Walikota Solo.

Sejauh ini, menurut Gibaran, Pemkot Solo, katanya, sudah berusaha semaksimal mungkin membuka sekolah dengan melakukan simulasi PTM sebanyak 23 SMP, baik negeri maupun swasta. Hasil evaluasi, memang ada satu sampai dua siswa yang orang tuanya belum menyetujui anaknya belajar tatap muka.

“Saya bilang saja pada orang tua, Solo sudah aman dan kita sudah aman dari Covid-19,” katanya.

Gibran menambahkan, yang namanya vaksinasi untuk kekebalan kelompok, bukan individu. Gibran juga mengimbau bagi yang belum divaksin jangan takut. “Vaksin itu untuk melindungi orang yang belum divaksin. Jadi jangan takut,” tandasnya.* Eko Prasetyo - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya