Gibran Minta RS Darurat Covid-19 Tetap Operasi Hingga Lebaran
KISUTA.com - Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka meminta keberadaan rumah sakit darurat Covid-19 di Benteng Vastenburg tetap beroperasi minimal hingga setelah Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 2021. Keberadaan RS darurat milik TNI AD tersebut masih dibutuhkan untuk mengantisipasi terjadi lonjakan kasus Corona saat mudik Lebaran.
“Kendati Kita tidak tahu sampai kapan Covid-19 selesai. Pemkot ingin Rumkitlap (Rumah Sakit Lapangan) ini tetap buka sampai Lebaran selesai,” ungkap Gibran kepada wartawan, Senin (29/3/2021).
Menurut Gibran, rumah sakit lapangan masih dibutuhkan untuk jaga-jaga seandainya nanti banyak masyarakat yang nekat mudik. Meski saat ini, kondisi perkembangan kasus Covid-19 di Solo menunjukkan penurunan.
“Sejumlah rumah sakit bahkan telah mengajukan izin untuk mengubah ruang isolasi, untuk kembali dijadikan ruang perawatan. Kami berikan izin,” ungkapnya.
Sejak Rumkitlap di Benteng Vastenburg diresmikan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, (24/2), menurut Gibran, belum ada satu pasien pun yang dirawat. Apalagi masih banyak ruang isolasi di rumah sakit negeri maupun swasta yang kosong.
“Belum ada pasien yang dirawat di Rumkitlap Vastenburg. Kalau bisa jangan sampai ada, biar zona hijau bertahan,” katanya.
Sementara itu, RS Darurat Covid-19 yang dibangun di area Benteng Vastenburg Solo merupakan inisiasi dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa. RS dengan 100 bed tersebut akan difungsikan untuk merawat warga Solo Raya yang terpapar Virus Corona pada level ringan hingga sedang. “ Saat ini RS yang dilengkapi peralatan canggih itu dioperasionalkan oleh 100 tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Tentara (RST) Slamet Riyadi Solo,” jelas Gibran.* Eko Prasetyo - kisuta.com


