Senin, 1 Juni 2026
Sastra & Humor

Pasien Covid-19 Mengandung Varian B 1617 Kudus Tularkan ke Solo

Senin, 14 Juni 2021
ahyani_5.jpg
Humas Pemkot Solo
SEKDA Kota Solo, Ahyani.*

KISUTA.com – Ahli wabah Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono megemukakan lonjakan corona di Kudus, dan sejumlah wilayah di Jawa Tengah karena adanya varian baru. Seperti varian B1617 India (Delta). Bahkan, Pandu menganalisis dan mendapat laporan, varian yang lebih menular itu sudah sampai ke Solo.

Terhadap hal itu, Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani mengatakan varian baru itu masuk ke Solo karena dibawa pasien dari Kabupaten Kudus yang bergejala dirawat di sejumlah rumah sakit di Kota Solo.

“Ya varian baru itu masuk ke Solo karena dibawa pasien dari Kabupaten Kudus yang bergejala dirawat di rumah sakit,” ujar Ahyani yang juga Sekretaris Daerah Kota Solo di Balaikota Solo, Senin (14/6/2021).

Ahyani mengemukakan, selama ini pasien OTG asal Solo juga diharuskan melakukan isolasi mandiri di Asrama Haji Donohudan. Hal itu berdasarkan Surat Edaran (SE) Walikota Solo Nomor 067/1653 tentang perpanjangan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro selama 2-15 Juni 2021.

“Pasien asal Kudus campur dengan daerah lain, termasuk Solo, di Asrama Haji Donohudan.Itu rawan terpapar varian baru,” ungkap Ahyani.

Ahyani kawatir pasien OTG asal Solo terpapar varian baru dari pasien Kudus di Asrama Haji Donohudan.

Ketua Satgas Covid-19 kota Solo mengatakan, varian baru Covid-19 asal India atau B16172 terdeteksi menyebar di Kabupaten Kudus. Dari 34 sampel pasien Covid-19 asal Kudus yang diambil Kementerian Kesehatan, 28 diantaranya dinyatakan positif varian delta India.* Eko Prasetyo - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya