Puasa Tapi Tubuh Tambah Gendut? Ini Solusinya
KISUTA.com - Tidak makan dan minum selama hampir 13 jam saat menjalankan ibadah puasa, tidak menjamin tubuh Anda akan bertambah langsing. Secara logika, dengan berpuasa maka waktu makan dan minum menjadi berkurang, sehingga asupan makanan dan minuman pun ikut berkurang. Namun, kenyataannya tidak seperti itu, karena banyak hal yang menyebabkan badan bertambah melar saat bulan puasa.
Dilansir Kompas.com, seorang dokter spesialis gizi, Saptawati Bardosono menjelaskan alasan mengapa badan bertambah gemuk justru saat berpuasa. Dijelaskankannya, bertambahnya berat badan saat puasa biasanya disebabkan oleh kebiasaan makan yang salah saat sahur dan saat berbuka puasa.
“Kesalahan biasanya pada pemilihan jenis dan jumlah makanan yang dikonsumsi,” ujarnya.
Kebiasaan masyarakat Indonesia yang berbuka puasa dengan mengonsumsi minuman dan makanan yang manis, merupakan salah satu pemicu kenaikan berat badan. Makanan dan minuman manis justru membuat otak tidak cepat puas, padahal kalori yang dikonsumsi sudah sangat banyak. Hal ini menyebabkan nafsu untuk makan dan minum tetap besar.
Menurut staf pengajar di Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini, minuman dan makanan manis yang dikonsumsi langsung ketika berbuka puasa juga bisa membuat kenaikan gula darah terjadi dengan cepat. Hal ini sangat berisiko bagi mereka yang menderita diabetes mellitus.
Disarankan, saat berbuka puasa utamakan mengganti cairan tubuh yang hilang saat berpuasa dengan minum air putih. Baru setelahnya makan untuk mengganti kadar karbohidrat dalam tubuh yang sudah turun selama berpuasa. Makan jangan berlebih, tetapi secukupnya saja.
Makanan berat yang disantap saat berbuka puasa, sebaiknya jangan yang berlemak karena lemak tidak dibutuhkan tubuh yang berpuasa. Sebaliknya, zat gizi yang paling dibutuhkan bagi tubuh saat berpuasa adalah karbohidrat dan protein. Pasalnya, kedua zat gizi ini mengalami penurunan kadar yang pesat saat puasa, selain air tentu saja.
"Jangan makanan berlebihan saat berbuka dan sahur, itulah kuncinya," katanya.* Uma – kisuta.com


